Senin, 20 April 2026

Kelelawar Disebut Sebabkan Virus Corona, Menteri Kesehatan: Hoaks Itu

Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto membantah adanya hewan seperti kelelawar dapat memicu terjangkitnya virus corona.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Kepala RSPAD Gatot Soebroto, dr Terawan Agus Putranto meninggalkan Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (22/10/2019). Sesuai rencana, Presiden Joko Widodo memperkenalkan jajaran kabinet barunya kepada publik mulai Senin (21/10/2019), usai Jokowi dilantik pada Minggu (20/10/2019) kemarin untuk masa jabatan periode 2019-2024 bersama Wakil Presiden Ma'ruf Amin. 

TRIBUNAMBON.COM - Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto membantah adanya hewan seperti kelelawar dapat memicu terjangkitnya virus corona.

Hal itu disampaikan dalam video yang diunggah kanal YouTube MetroTVNews, Minggu (26/1/2020).

Terkait dengan soal kelelawar yang disebut-sebut sebagai mediator virus tersebut, Terawan menegaskan tidak ada.

"Hoaks itu. Kelelawar dan semacamnya. Tidak ada," tegas Terawan.

Terawan juga menghimbau masyarakat terus meningkatkan kewaspadaan terkait penyebaran virus corona.

"Terus dilakukan kewaspadaan tinggi dan hidup sehat," ungkap Terawan.

Lebih lanjut, ia menuturkan dengan gaya hidup sehat dapat mencegah terjadinya penularan dan ketularan.

Sebelumnya, Terawan mengunjungi Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) RD Kandou, Manado.

Terawan menjenguk dan melihat langsung kondisi pasien yang diduga terjangkit virus corona.

Pasien tersebut dirawat di ruang isolasi RSUP RD Kandou, Manado.

Terawan juga memastikan Pemerintah Indonesia akan mengantisipasi virus corona yang berasal dari Wuhan, China.

Selain itu, Terawan juga pastikan pemerintah sudah menyediakan alat pendeteksi suhu tubuh di 135 pintu masuk di Indonesia.

"135 pintu masuk ke negara Indonesia sudah dijaga dengan ketat," ujar Terawan saat konferensi pers di RSU RD Kandou, Minggu (26/1/2020).

"195 thermal scan sudah kita distribusikan," lanjutnya, dilansir kanal YouTube KompasTV, Senin (27/1/2020).

Terawan menyebut ada135 pintu masuk ke Indonesia sudah dalam penjagaan ketat.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved