Breaking News:

Maskapai Boeing 737 Ditembak Rudal Iran karena Dikira Pesawat AS

Otoritas Ukraina menyatakan, mereka mempertimbangkan skenario bahwa maskapai Ukraina International Airlines dihantam rudal Iran.

aeronauticsonline.com
ILUSTRASI pesawat Ukraina International Airlines. Pesawat Ukraina International Airlines nomor penerbangan 752 jatuh di dekat Bandara Teheran, Iran, Rabu (8/2/2020) pagi. 

TRIBUNAMBON.COM - Sejumlah sumber keamanan menyatakan, maskapai Ukraina ditembak rudal Iran setelah dikira pesawat AS.

Maskapai Ukraine International Airlines jatuh setelah lepas landas di Bandara Imam Khomeini, Teheran, pada Rabu (8/1/2020).

Kecelakaan itu terjadi beberapa jam setelah markas pasukan AS di Ain al-Assad dan Irbil dibombardir oleh rudal Iran.

Pesawat jenis Boeing 737 itu berhenti mengirim transmisi komunikasi beberapa menit pasca-lepas landas, sebelum diketahui jatuh.

Otoritas Ukraina menyatakan, mereka mempertimbangkan skenario bahwa maskapai Ukraina International Airlines'> Ukraina International Airlines dihantam rudal Iran.

Apalagi, beredar gambar di media sosial terdapat benda yang dianggap sebagai kepala misil di dekat lokasi pesawat Ukraina jatuh.

Penyelidikan Kematian Lina, Teddy Tiga Kali Diperiksa: Saya Jawab Lebih dari 25 Pertanyaan

Setidaknya, dua pejabat AS dan satu ofisial Irak meyakini, Ukraine International Airlines ditembak oleh rudal buatan Rusia.

Dilansir Newsweek Kamis (9/1/2020), Boeing 737 itu ditembak dengan sistem pertahanan Tor-M1, dikenal juga dengan kode NATO Gauntlet.

Satu pejabat anonim Pentagon dan ofisial intelijen mengungkapkan, maskapai tersebut ditembak karena kesalahan.

Berdasarkan pandangan mereka, besar kemungkinan rudal Iran itu aktif karena mengira maskapai Ukraina sebagai pesawat AS.

Sejumlah media AS dilaporkan BBC juga memberitakan, Teheran salah mengira karena mereka bersiap jika dibalas Pentagon.

CBS News mengutip sumber intelijen yang menjabarkan, satelit mendeteksi setidaknya dua "sinar" inframerah yang menandakan peluncuran rudal.

Sejumlah pemimpin dunia Barat dalam pernyataannya mengindikasikan, Teheran bertanggung jawab atas tewasnya 176 orang.

"Yah, saya punya kecurigaan," terang Presiden AS Donald Trump saat mendapat pertanyaan dari jurnalis di Gedung Putih.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved