Kasus Novel Baswedan

Fakta Terungkapnya Kasus Novel Baswedan, Lalui Proses Panjang hingga Respons Tim Advokasi

Polisi akhirnya mengungkap tersangka kasus penyiraman air keras yang dilakukan terhadap Novel Baswedan.

TRIBUNNEWS/MUHAMMAD FADHLULLAH
Penyidik KPK Novel Baswedan sedang diskusi di Lobi Gedung KPK, Jakarta, Kamis (11/04/2019). Acara tersebut memperingati 2 tahun atas penyerangan Penyidik KPK Novel Baswedan hingga sekarang kasusnya belum terungkap. 

"Saya kenal dengan banyak anggota Brimob, TNI dan saya yakin rasanya mereka enggak mungkin lakukan hal seperti itu. Kalau dibilang dendam, itu dendam pribadi dia apa dendam atasannya?" kata Novel.

Namun demikian, Novel tetap menghormati proses hukum yang sedang dilakukan pihak kepolisian.

"Saya enggak ingin komentar lebih jauh karena tentunya polisi sedang lakukan pemeriksaan, saya harus hormati," kata Novel.

Zul Zivilia Terjerat Kasus Narkoba, Sang Mertua Ungkap Alasan Tak Ingin Putrinya Cerai

4. Sikap Tim Advokasi

Tim Advokasi Novel Baswedan meminta polisi mengungkap jenderal yang terlibat kasus tersebut.

Pihak Tim Advokasi sejak awal telah menduga mengenai adanya keterlibatan oknum polisi yang bermain dalam kasus ini.

"Sejak awal jejak-jejak keterlibatan anggota Polri dalam kasus ini sangat jelas, salah satunya adalah penggunaan sepeda motor anggota kepolisian," tulis Tim Advokasi dalam keterangan tertulis yang diterima Tribunnews.com, Jumat.

Menurutnya, serangan kepada Novel berhubungan dengan pekerjaannya sebagai penyidik KPK.

"KPK menangani kasus-kasus besar, sesuai UU KPK, sehingga tidak mungkin pelaku hanya berhenti di 2 orang ini."

"Oleh karena itu perlu penyidikan lebih lanjut hubungan 2 orang yang saat ini ditangkap dengan kasus yang ditangani Novel/KPK," sambungnya.

Febri Diansyah Mundur dari Jabatan Jubir KPK, Firli Bahuri: Sebenarnya Bukan Mundur

Lebih lanjut, Tim Advokasi Novel Baswedan juga mengingatkan kepada polisi untuk memastikan bahwa yang bersangkutan bukanlah orang yang "pasang badan" untuk menutupi pelaku yang perannya lebih besar.

Menurutnya, Presiden perlu memberikan perhatian khusus atas perkembangan teror yang menimpa Novel.

"Jika ditemukan kejanggalan maka Presiden harus memberikan sanksi tegas kepada Kapolri," terangnya.

(Tribunnews.com/Tio/Yulis Sulistyawan, Tribun Jakarta/Elga Hikari Putra)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Jalan Panjang Kasus Novel Baswedan, Respons Novel dan Tim Advokasi setelah Pengungkapan Tersangka

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved