Oknum TNI vs Brimob Geger di Saumlaki, Pangdam Pattimura & Kapolda Maluku Turun Tangan, Ini Sebabnya

Oknum TNI vs Brimob Geger di Saumlaki, Pangdam Pattimura & Kapolda Maluku Turun Tangan, Ini Sebabnya

Oknum TNI vs Brimob Geger di Saumlaki, Pangdam Pattimura & Kapolda Maluku Turun Tangan, Ini Sebabnya
Net
ILUSTRASI TNI 

TRIBUNAMBON.COM - Pangdam XVI Pattimura Mayjen TNI Marga Taufiq mengungkapkan, insiden keributan antara anggota Brimob Kompi 3 Yon C Pelopor Polda Maluku dengan anggota Batalyon 734/SNS di Saumlaki, Kepulauan Tanimbar merupakan kesalapahaman antara sesama oknum anggota.

“Ini hanya kesalahpahaman oknum. Saya bersama Kapolda Maluku tadi malam telah sepakat untuk menyelesaikannya dengan baik, arif dan bijaksana,” kata Taufiq dalam keterangan tertulisnya yang diterima Kompas.com, Sabtu (21/12/2019).

Taufik menjelaskan, untuk mencegah agar insiden yang terjadi tidak melebar, dia dan Kapolda Maluku, Irjen Pol Royke Lumowa telah mengambil sejumlah tindakan preventif guna mencegah agar kejadian tersebut meluas.

Fakta Lain Kasus Cabul Husein Alatas Alias Habib Husein, Kerabat Dekat: Masya Allah, Habib

Salah satunya, memerintahkan agar semua personel di wilayah tersebut dapat menahan diri dan kembali ke asrama masing-masing.

“Pengamanan terhadap personel masing-masing pihak agar tidak melebar, mengendalikan situasi agar kembali kondusif dan seluruh personel kembali ke dalam asrama, setiap perkembangan dilaporkan kepada saya,” katanya.

Khawatir ricuh, ratusan polisi dikerahkan untuk mengamankan keberadaan Bonek di Stadion Tugu, Koja, Jakarta Utara, Selasa (2/8/2016).
ILUSTRASI POLISI - Khawatir ricuh, ratusan polisi dikerahkan untuk mengamankan keberadaan Bonek di Stadion Tugu, Koja, Jakarta Utara, Selasa (2/8/2016). (Tribunnews.com/ Yurike Budiman)

Dia mengatakan, meski masalah tersebut telah diselesaikan, namun bagi anggota yang terbukti bersalah maka tentu akan diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Karena ini murni kesalahpahaman, maka semua sudah menyadari kesalahan masing-masing, dan nantinya semua pasti akan diproses jika terbukti bersalah sesuai dengan hukum yang berlaku," kata Taufiq.

Video Viral Terekam Kamera CCTV, Wanita Tidur di Mobil Pria Nekat Masuk Lakukan Ini Lalu Lari ke Tol

Taufiq pun berharap seluruh personel TNI Polri di Saumlaki dapat menjaga suasana kondusif menjelang Natal dan Tahun Baru 2020.

Dia berharap agar kejadian tersebut tidak lagi terjadi sehingga dapat mengganggu masyarakat yang akan merayakan Natal.

“Mohon doanya semoga kejadian ini tidak berkembang karena Maluku ini sangat berharga, menjadi Provinsi dengan tingkat kebahagiaan tertinggi di Indonesia”, kata Taufiq.

Taufik juga menambahkan hubungan sinergitas yang terjalin antara TNI-Polri di wilayah Maluku dan Maluku Utara selama ini sudah sangat baik.

Sehingga, keributan yang terjadi sebetulnya hanyalah antar oknum yang dipicu dari kesalahpahaman.

“Tapi karena situasi kejadian peristiwa itu di sekitar Pasar Saumlaki depan Town Square, sangat ramai sehingga banyak yang ikut mencoba melerai dan sekedar menonton. Ke depan kami akan mengadakan kegiatan untuk  memperkuat lagi sinergitas TNI-Polri baik dengan olahraga bersama danlain-lain,” ungkapnya.

Untuk meredam persoalan yang terjadi, hari ini Pangdam Pattimura dan Kapolda Maluku telah bertolak ke Saumlaki untuk menemui para personel TNI/Polri di wilayah itu.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pangdam Pattimura: Insiden TNI-Polri di Saumlaki Akibat Kesalahpahaman"
Penulis : Kontributor Ambon, Rahmat Rahman Patty

Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved