Breaking News:

Polemik Ekspor Benih Lobster, Edhy Prabowo: Silakan Saja Ribut, Wong Enggak Ngerti Materinya Kok!

"Walaupun ribut di masyarakat silakan saja ribut, wong enggak ngerti materinya kok, enggak ngerti urusannya, kok tiba-tiba ngomong," ujar Edhy Prabowo

kolase Tribunnews.com/YouTube Sekretariat Presiden
"Walaupun ribut di masyarakat silakan saja ribut, wong enggak ngerti materinya kok, enggak ngerti urusannya, kok tiba-tiba ngomong," ujar Edhy Prabowo. 

TRIBUNAMBON.COM - Polemik ekspor benih lobster (benur) mencuat di media sosial.

Namun, Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mengaku tidak akan terpengaruh dengan polemik yang terjadi.

Hal ini disampaikannya saat memberikan sambutan di Rapat Kerja Teknis Ditjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) di Sleman, Kamis (19/12/2019).

"Walaupun ribut di masyarakat silakan saja ribut, wong enggak ngerti materinya kok, enggak ngerti urusannya, kok tiba-tiba ngomong," ujar Edhy Prabowo.

Edhy mengungkapkan, di dalam polemik yang dibahas hanyalah mengenai ekspor benih lobster.

Edhy Prabowo Wacanakan Ekspor Benih Lobster, Jokowi: Jangan Awur-awuran Semuanya Diekspor

Gibran Rakabuming Maju Pilwakot Solo, Fahri Hamzah: Kalah atau Menang Akan Merusak Reputasi Jokowi

Padahal, sebenarnya tujuan akhirnya bukanlah eskpor.

"Bukan ekspor tujuan akhir kita tentang benur ini. Ini hanya salah satu saja," ucapnya.

Dijelaskanya, terkait dengan lobster persoalanya adalah karena ada peraturan menteri (permen).

Menurutnya, peraturan menteri tersebut bersifat menghambat.

"Ada lobster tidak boleh diekspor, dibudidayakan pun tidak boleh terus bagiamana, di permen itu tidak boleh lho. Cuma taruh di alam, padahal kalau di alam tidak lebih satu persen hidupnya," katanya.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved