Viral Megawati Tak Mau Jabat Tangan Surya Paloh, Sekretaris Nasdem: Hahaha Saya Ketawa Saja

Sekretaris Partai Nasdem Johnny G Plate menanggapi soal peristiwa saat Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri terlihat tidak menyapa Surya Paloh.

Viral Megawati Tak Mau Jabat Tangan Surya Paloh, Sekretaris Nasdem: Hahaha Saya Ketawa Saja
Kolase Tribunnews/Twitter
Sekretaris Partai Nasdem Johnny G Plate menanggapi soal peristiwa saat Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri terlihat tidak menyapa Surya Paloh. 

TRIBUNAMBON.COM - Sekretaris Partai Nasdem Johnny G Plate menanggapi soal peristiwa saat Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri terlihat seperti tidak menyapa Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh.

Dikutip dari Warta Kota, saat pelantikan anggota DPR/MPR/DPD, Selasa (1/10/2019), Megawati terlihat tidak menyalami Surya Paloh saat sedang berjalan di wilayah VIP di dalam Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen.

Orang-orang yang dilewati Megawati berdiri dan menyalami Presiden ke-5 RI itu.

Momen tersebut tertangkap dari video yang beredar luas dari siaran langsung Kompas TV.

Dalam video itu pula Megawati juga melewati politisi Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono yang sudah mengulurkan tangan.

Video Detik-detik Megawati Buang Muka dan Menolak Jabat Tangan dengan AHY & Surya Paloh

Menurut Johnny, peristiwa tersebut adalah hal privat dan bukan urusan partai.

"Kalau gestur atau yang sejenisnya itu adalah hal privat. Karenanya tentu menjadi urusan yang sangat pribadi. Kalau kami Nasdem mengurus masalah bangsa," ujar Johnny saat ditemu di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (2/10/2019).

"Kami menerjemahkan dalam video itu adalah masalah personal dan privat yang kemudian diselesaikan juga secara urusan pribadi," tuturnya.

Namun demikian, Johnny mendorong masalah ini membangun sekat antara PDI-P dan Nasdem ataupun melemahkan kekuatan koalisi Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

"Kami (koalisi) akur dan solid, apalagi situasi saat ini harus membangun kekuatan untuk menyelesaikan agenda besar, yakni kerja sama politik lewat DPR, MPR, dan DPD. Perlu kekerabatan politik yang kuat karena masih ada lobi-lobi politik," tutur Johnny.

Halaman
1234
Editor: Fitriana Andriyani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved