Selasa, 14 April 2026

Kasus Rusuh di Manokwari Papua: Intelijen Bongkar Si Pelaku, Wakil Ormas Minta Maaf

Masih kasus rusuh di Manokwari Papua, intelijen bongkar si pelaku hingga wakil ormas minta maaf

Penulis: Facundo Chrysnha Pradipha | Editor: Fitriana Andriyani
KONTRIBUTOR KOMPAS TV/ BUDY SETIAWAN
Aksi blokade jalan oleh warga Papua di Kota Manokwari, Senin (19/8/2019) pagi. Mereka memprotes tindakan rasisme yang terjadi terhadap mahasiswa Papua di Surabaya pekan lalu. 

TRIBUNAMBON.COM - Kerusuhan di Manokwari dan sejumlah daerah di Papua masih menyisakan tanda tanya.

Sejumlah pihak bahkan masih mempertanyakan penyebab kerusuhan yang diduga aksi rasisme terhadap mahasiswa Papua di Surabaya.

Fakta-fakta terungkap atas narasi kerusuhan di Papua, termasuk Badan Intelijen Negara (BN) bongkar penyebab kerusuhan hingga wakil organisasi masyarakat (Ormas) meminta maaf.

Seluruhnnya dirangkum TribunAmbon.com dari berbagai sumber dalam berita ini.

Seperti diberitakan, kerusuhan terjadi terkait dugaan isu rasisme terhadap mahasiswa Papua.

Kerusuhan diawali di Manokwari, Papua Barat, warga membakar gedung DPRD hingga fasilitas umum setempat pada Senin, (19/8/2019) lalu.

Hingga gerakan massa merembet ke beberapa daerah yakni Sorong, Jayapura, sampai Fakfak.

Lalu bagaimana reaksi berbagai pihak soal insiden tersebut?

Aura Kasih Emosi, Pamer Sang Bayi Disebut Kritikus Film Dikaruniai Pabrik Susu, Ini Pernyataannya

Acara TV Hari Ini Kamis 22 Agustus 2019, Ada Iron Man 2 di GTV hingga Hotman Paris Show di iNews TV

1. BIN Bongkar Pelaku Kerusuhan

Dikutip dari Tribunews.com, Badan Intelijen Negara (BIN) telah mengantongi aktor penggerak kerusuhan di Papua Barat terkait dugaan rasisme terhadap mahasiswa asal Papua di asrama Surabaya, Jawa Timur.

Juru bicara BIN Wawan Purwanto mengatakan, BIN melihat memang ada aktor penggerak atas kerusuhan di Bumi Cendrawasih.

Tetapi untuk saat ini belum dapat diungkap siapa aktor dan jumlahnya.

"Belum bisa dibuka tapi secara prinsip sudah mengantongi namanya. Nanti ada waktunya (diungkap)," ucap Wawan Purwanto saat dihubungi, Jakarta, Rabu (21/8/2019).

Menurutnya, aktor yang diduga penggerak tersebut saat ini sudah ditangan kepolisian karena dalam struktur BIN ada pihak kepolisian, TNI, dan kementerian terkait.

"Di dalam BIN ada kepolisian juga. Yang jelas nanti ada saatnya dibuka," ucapnya.

Sumber: Tribun Ambon
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved