Breaking News:

SPG di Bali Tewas Dihabisi Gigolo, Awalnya Bertemu Jual Beli Mobil hingga Korban 'Inginkan' Pelaku

Pembunuh SPG di Denpasar Bali mengaku berprofesi sebagai gigolo hingga alasan membunuh karena tersinggung disebut 'tak memuaskan'

TRIBUN BALI/DOK PRIBADI
Putu Yuniawati Dihabisi di Kamar Hotel Setelah Intim, Gus Tu Tak Terima Dibilang Tak Memuaskan 

3. Korban ajak makan siang

Setelah Makan Daging Kurban, Simak Cara Penetralisir Makanan Agar Terhindar dari Bau Mulut

Ramalan Zodiak Hari Ini Selasa 13 Agustus 2019, Soal Cinta: Teguran untuk Gemini, Pisces Bersantai

Ruddi mengatakan, lebih lanjut setelah menerima pengakuan Gus Tu, korban mengajak Gus Tu untuk makan dan membuat kesepakatan dengan tersangka.

Korban ingin melakukan hubungan suami istri setelah mengetahui Gus Tu merupakan seorang gigolo, dengan tarif yang diterima sebesar Rp 500 ribu.

4. Kencan di penginapan bertarif Rp 60 ribu per 2 jam

Selanjutnya korban dan Gus Tu pergi ke sebuah penginapan Teduh Ayu yang disewa selama dua jam dengan tarif Rp 60 ribu, Senin (5/8/2019) pukul 18.00 wita.

5. Pengakuan tersangka, korban tidak puas

Saat melakukan hubungan suami istri, korban mengeluh dengan layanan yang diberikan oleh tersangka Gus Tu dan mengatakan bahwa tersangka 'tidak memuaskan'.

"Diajak makan dan korban 'ingin' dengan pelaku ini. Akhirnya ada kesepakatan, mereka pergi ke Penginapan Teduh Ayu. Saat menginap tersebut beberapa kali melakukan persetubuhan namun korban tidak puas dengan apa yang diberikan oleh pelaku karena sudah dibayar," ungkap Ruddi.

"Korban mengatakan bahwa 'kamu belum memuaskan, saya sudah rugi, saya sudah berikan kamu handphone namun kamu tidak memuaskan saya'," tambah Ruddi.

6. Pelaku marah dan bekab korban

Prakiraan Cuaca Ambon dan Sekitarnya Hari Ini Selasa 13 Agustus 2019, Masohi Hujan Malam Hari

Halaman
1234
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved