Menyapa Nusantara
Mempertahankan Swasembada dan Cadangan Beras Pemerintah
Setelah bertahun-tahun dibayangi ancaman impor, fluktuasi produksi, dan ketidakpastian iklim, kini muncul optimisme baru bahwa negeri ini mulai
Keberhasilan meningkatkan stok hingga lima juta ton tentu layak diapresiasi. Namun keberhasilan itu jangan sampai membuat bangsa ini terlena.
Ketahanan pangan bukan lomba pencitraan, melainkan soal keberlangsungan hidup rakyat dan stabilitas negara. Politik perberasan ke depan membutuhkan kebijakan yang tenang, konsisten, dan berbasis data.
Yang dibutuhkan masyarakat bukan sekadar jargon swasembada, tetapi kerja nyata yang mampu menjaga sawah tetap produktif, petani tetap sejahtera, dan harga pangan tetap terjangkau.
Semua menyadari bahwa beras bukan sekadar komoditas ekonomi. Tetapi adalah simbol kedaulatan sebuah bangsa. Ketika produksi mampu dijaga dan cadangan tetap kuat, negara memiliki ruang lebih besar untuk melindungi rakyatnya dari gejolak global.
Oleh karena itu, menjaga swasembada beras sejatinya bukan hanya tugas pemerintah atau petani semata, melainkan tanggung jawab bersama untuk memastikan masa depan pangan Indonesia tetap berdiri di atas kekuatan sendiri.
Antara/ Anggota Dewan Pakar DPN HKTI/ Entang Sastraatmadja/ Senin 25 Mei 2026
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Beras-Kuda.jpg)