Buru Hari Ini
Perbaikan Jalan Simpang Lima-Dermaga Namlea Disorot, Tambalan Dinilai Asal-asalan
Secara kasat mata, permukaan jalan tampak lebih rata dibandingkan kondisi sebelumnya, tetapi di beberapa titik perbaikan dinilai belum maksimal
Penulis: Ummi Dalila Temarwut | Editor: Ode Alfin Risanto
Laporan Jurnalis TribunAmbon.com Ummi Dalila Temarwut
NAMLEA, TRIBUNAMBON.COM- Jalan utama dari arah Simpang Lima menuju Jalan Dermaga, Kota Namlea, Kabupaten Buru, akhirnya dilakukan penambalan setelah lama dikeluhkan warga.
Namun, perbaikan tersebut justru menuai keluhan karena dinilai belum maksimal.
Berdasarkan pantauan TribunAmbon.com, sekira pukul 16.00 WIT Kamis (18/12/2025) sejumlah titik jalan berlubang di ruas tersebut telah ditambal menggunakan material semen.
Secara kasat mata, permukaan jalan tampak lebih rata dibandingkan kondisi sebelumnya.
Meski begitu, di beberapa titik perbaikan dinilai belum menutup lubang secara menyeluruh.
Salah satunya berada di kawasan Kompleks Bandar Angin, tepatnya di depan gapura Masjid Assyakur.
Pada lokasi tersebut, lubang bekas kerusakan masih terlihat dan belum tertutup total.
Selain itu, hasil tambalan juga dikeluhkan karena material yang digunakan terlihat seperti campuran pasir dan kerikil, sehingga tidak mengesankan penambalan menggunakan semen yang kuat dan tahan lama.
Salah seorang pengendara, Muhamad Zainal, mengaku kecewa dengan kualitas perbaikan tersebut.
“Dari Dinas PU harus perhatikan jalan seperti ini. Di daerah unit saja model begini, jembatan juga hanya ditimbun tanah saja,” ujarnya saat diwawancarai.
Ia menambahkan, material yang digunakan seharusnya disesuaikan dengan kondisi jalan.
“Material yang harus digunakan itu harus bahan yang sama, yaitu aspal. Harapan saya ke depan harus lebih baik,” katanya.
Sebelumnya, kondisi jalan utama dari arah Simpang Lima menuju Jalan Dermaga di Kota Namlea, Kabupaten Buru, dilaporkan sangat memprihatinkan.
Berdasarkan pantauan TribunAmbon.com pada pukul 14.00 WIT, Selasa (4/10/2025), sepanjang sekitar 1,6 kilometer ruas jalan tersebut terdapat sedikitnya 53 titik lubang dengan ukuran bervariasi.
Lebar lubang berkisar antara 1 hingga 10 sentimeter, dengan kedalaman antara 1 hingga 5 sentimeter.
Kondisi ini membuat pengendara terpaksa menurunkan kecepatan demi menghindari kecelakaan.(*)
| Pemuda Buru Dukung Kehadiran Pos Pengamanan TNI di Tambang Gunung Botak |
|
|---|
| Perkuat Tata Kelola Bersih, Bupati Buru Hadiri Rakor Pencegahan Korupsi di Gedung KPK |
|
|---|
| Kapolda Maluku Bawa Pesan Damai Saat Kunjungan Kerja di Kabupaten Buru |
|
|---|
| Dukung Pemenuhan Gizi Masyarakat, Kapolda Maluku Tinjau Pembangunan SPPG Polri di Namlea |
|
|---|
| Kunjungi Buru, Kapolda Maluku Tekankan Tambang Gunung Botak Harus Aman dan Berpihak ke Rakyat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/jalan-simpang-lima-namlea.jpg)