Kamis, 30 April 2026

Buru Hari Ini

Menjelang Nataru, Harga Cabai Rawit di Namlea Naik Rp. 80 Ribu per Kilogram

Beberapa komoditas tercatat mengalami kenaikan, sementara sebagian lainnya masih terpantau stabil.

Tayang:
Penulis: Ummi Dalila Temarwut | Editor: Ode Alfin Risanto
TribunAmbon.com/ Ummi/Ummi Dalila Temarwut
HARGA BUMBU DAPUR - Potret bumbu dapur cabai rawit di salah satu lapak pedagang pasar impres Namlea Kota Namlea Kabupaten Buru,Selasa (9/12/2025). 

Laporan Jurnalis TribunAmbon.com Ummi Dalila Temarwut

NAMLEA,TRIBUNAMBON.COM - Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, sejumlah harga bumbu dapur di Pasar Impres Namlea, Kabupaten Buru, mengalami perubahan.

Beberapa komoditas tercatat mengalami kenaikan, sementara sebagian lainnya masih terpantau stabil.

Tomat menjadi salah satu komoditas yang harganya masih normal, yakni Rp. 10.000 per kilogram, sama seperti harga sebelumnya. 

Baca juga: Harga Ayam Potong di Pasar Namlea Naik Jelang Natal dan Tahun Baru

Baca juga: Ketua DPRD SBT Soroti Keterlambatan APBD 2026, Wanti-wanti Dampak Berat bagi Ekonomi Warga

Namun, kondisi berbeda terjadi pada cabai rawit atau cili kecil yang mengalami kenaikan cukup signifikan.

Harga cabai rawit kini mencapai Rp80.000 per kilogram, naik dari sebelumnya Rp60.000 per kilogram.

Bawang merah juga ikut mengalami kenaikan harga, dari Rp. 50.000 menjadi Rp. 60.000 per kilogram. 

Sementara itu, bawang putih masih berada pada kisaran harga Rp. 50.000 per kilogram, yang berarti tidak mengalami perubahan dari harga sebelumnya.

Untuk komoditas lemon justru terjadi penurunan harga. Lemon yang sebelumnya dijual Rp. 40.000 per kilogram kini turun menjadi Rp. 30.000 per kilogram, memberikan sedikit keringanan bagi konsumen di tengah melonjaknya beberapa kebutuhan lainnya.

Risna Buton, salah satu penjual bumbu dapur di Pasar Impres Namlea, membenarkan adanya perubahan harga tersebut.

Ia menyebut cabai rawit menjadi komoditas yang paling terasa kenaikannya menjelang perayaan akhir tahun.

"Sedikit mengalami perubahan terutama pada cabai rawit dari harga sebelumnya," ujarnya saat ditemui di lapaknya.

Para pedagang memprediksi harga bumbu dapur masih dapat mengalami perubahan menjelang puncak perayaan Natal dan Tahun Baru, terutama jika pasokan berkurang atau permintaan masyarakat meningkat. 

Meski begitu, aktivitas jual beli di Pasar Impres Namlea tetap berlangsung normal.(*)

Sumber: Tribun Ambon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved