Ringkasan Berita:
- Bupati Maluku Tengah menerima audiensi BPS terkait persiapan Sensus Ekonomi 2026.
- Pemda dan BPS fokus pada sinergi penyediaan data akurat untuk perencanaan pembangunan.
- Sensus akan menyasar seluruh pelaku usaha dan mulai pendataan lapangan Mei 2026.
Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Silmi Sirati Suailo
MALTENG,TRIBUNAMBON.COM - Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir menerima audiensi Badan Pusat Statistik (BPS) Maluku Tengah di ruang rapat Kantor Bupati Maluku Tengah, Kamis, (2/4/2026).
Audiens tersebut BPS Maluku Tengah menyampaikan fokus utama pertemuan yakni persiapan Sensus Ekonomi tahun 2026 termasuk penguatan statistik sektoral di daerah.
Baca juga: Efisiensi Anggaran di Malteng, Seleksi Paskibra 2026 ke Provinsi dan Nasional Ditiadakan
Baca juga: Efisiensi Anggaran di Malteng, Seleksi Paskibra 2026 ke Provinsi dan Nasional Ditiadakan
Bupati Zulkarnain menyampaikan,peran BPS sangat krusial untuk merencanakan pembangunan, memotret potensi ekonomi, dan mengambil keputusan strategis di daerah.
Dikatakan sinergitas Pemerintah Daerah dan BPS difokuskan kepada sinergi penyediaan data berkualitas tinggi (akurat, mutakhir, terstandar) untuk perencanaan dan evaluasi pembangunan daerah, terutama melalui kesuksesan sensus/survei seperti Sensus Ekonomi 2026.
Dalam kesempatan tersebut Bupati Zulkarnain menyatakan komitmennya untuk mendukung kinerja Badan Pusat Statistik (BPS) dalam upaya penguatan data statistik daerah.
"Komitmen ini diwujudkan melalui sinergi, kolaborasi, dan kemudahan dalam pelaksanaan pendataan, terutama dalam rangka pembangunan berbasis data yang akurat," ungkap Zulkarnain.
Di sisi lain, Kepala BPS Maluku Tengah, Richard Thenu menyampaikan fokus utama pertemuan ini adalah persiapan Sensus Ekonomi Nasionaln2026 (SE2026) serta penguatan statistik sektoral di daerah.
Kepala BPS ini menyampaikan bahwasanya Sensus Ekonomi akan menyasar seluruh pelaku usaha mulai dari skala mikro hingga perusahaan besar, yang dijadwalkan akan dilakukan pendataan lapangan mulai Mei 2026. (*)