Malteng Hari Ini
Dicecar Isu-Isu Kemasyarakatan, DPD Demokrat Malteng Buka Diri Terima Kritik Saran
Perwakilan masyarakat itu menyoal berbagi isu kemasyarakatan pada momentum Focus Group Discussion
Penulis: Silmi Sirati Suailo | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Silmi Sirati Suailo
MASOHI, TRIBUNAMBON.COM - Perwakilan masyarakat dari berbagai lapisan mencecar para wakil rakyat yang terhimpun dalam Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Maluku Tengah.
Perwakilan masyarakat itu menyoal berbagi isu kemasyarakatan pada momentum Focus Group Discussion (FGD) yang berlangsung di Kota Masohi, Sabtu (13/12/2025).
Beberapa kritik yang disampaikan antara lain, dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Masohi menyoroti respon Anggota Legislatif (Aleg) Demokrat soal PT. Waragonda.
Kedua, datang dari Mario, pemuda Kelurahan Letwaru yang menyentil kasus tawuran di lingkungannya dan lemahnya peran aparat penegak hukum.
Adapula perwakilan Pemuda dari Kerukunan Keluarga Sulawesi Tenggara (KKST), La Hamidun yang mengkritik tentang melemahnya kepercayaan masyarakat kepada partai politik.
Baca juga: Pemkab SBT Akui OPD Masih Berkantor di Gedung Sewa, Ini Tanggapan Bupati Fachri
Baca juga: Disdik Buru Evaluasi Kinerja Kepala Sekolah Tahun 2025, Fokus Sarpras hingga Dana BOS
Menanggapi kritik tersebut, Ketua DPD Partai Demokrat Maluku Tengah, Halimun Saulatu menegaskan bahwa pihaknya membuka diri untuk dikritik.
Sebagai ejawantah masyarakat, ia meyakini bahwa forum yang digelar hari ini ialah forum masyarakat, dan pihaknya siap berdiskusi untuk mendapatkan kesepakatan yang terbaik bagi semua pihak.
"Ini adalah forum bersama, kami DPD Demokrat membuka diri, tentu kami akan mendengar dan menerima semua aspirasi masyarakat," tegas Saulatu yang juga Anggota DPRD Provinsi Maluku itu.
Di sisi lain, Hidayat Samalehu yang adalah Sekretaris Komisi II DPRD Maluku Tengah, merespon persoalan PT. Waragonda dan Masyarakat Negeri Haya.
Menurutnya, sekelumit masalah tersebut bermula dari mal administrasi perizinan, tentu selalu Wakil Rakyat ia menegaskan keberpihakannya pada masyarakat.
"Saya ingin sampaikan bahwa terlepas dari saya sebagai Anggota DPRD, saya juga anak Negeri Haya dan sudah menjadi tanggung jawab saya untk mengawal hal tersebut," tegas Samalehu.
Terpisah, perwakilan Komisi I DPRD Maluku Tengah, Yopie Lasamahu turut merespon masalah keamanan di lingkungan Kelurahan Letwaru.
Pihaknya yang bermitra dengan Pemerintahan, berjanji bakal berkoordinasi dengan pihak kepolisian guna menindaklanjuti laporan masyarakat tersebut. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Demokrat-oo.jpg)