Malteng Hari Ini
Dishub Nilai Pelabuhan Feri Teluk Dalam di Malteng Mesti Dibangun dengan APBD
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Maluku Tengah, Ali Nurlette, menyatakan bahwa ekspektasi pembiayaan pembangunan
Penulis: Silmi Sirati Suailo | Editor: Fandi Wattimena
Ringkasan Berita:
- Kadishub Maluku Tengah Ali Nurlette menilai pembangunan Pelabuhan Feri tersebut dananya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
- Berbeda dengan DPRD Maluku Tengah yang menyarankan pembangunan dermaga ferry harus dari Pemerintah Pusat.
Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Silmi Sirati Suailo
MALTENG,TRIBUNAMBON.COM - Rencana pembangunan Pelabuhan Feri Teluk Dalam di wilayah Seram Utara, Maluku Tengah kian mendapat perhatian serius.
Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Maluku Tengah menilai pembangunan Pelabuhan Feri tersebut dananya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
"(Ekspektasi pembiayaan pembangunan Dermaga) ya APBD. Ini upaya dalam rangka meningkatkan PAD," ujar Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Maluku Tengah, Ali Nurlette, Selasa (7/4/2026).
Ali Nurlette menjelaskan bahwa jika pembangunan dermaga dibiayai oleh APBN, maka Pemerintah Provinsi akan mengelola dermaga tersebut sebagai perwakilan Pemerintah Pusat.
Baca juga: Groundbreaking Pasar Batu Merah, Gubernur Maluku Tekankan Pengelolaan Sampah Modern
Baca juga: Anggota DPRD Malteng ini Protes Pimpinan Dewan, Sebut Agenda Dewan Tiba Saat Tiba Akal
"Karena kalau pusat yang bangun berarti Pemerintah Provinsi yang kelola sebagai perwakilan Pemerintah Pusat," ujar Nurlette,
Sementara itu pandangan berbeda datang dari Anggota DPRD Maluku Tengah yang menyarankan pembangunan dermaga ferry harus dari Pemerintah Pusat.
Hal itu tak terlepas dari kondisi keuangan daerah Kabupaten Maluku Tengah yang mengalami efisiensi atas kebijakan Pempus.
"Kalau (hemat) saya itu (anggarannya) langsung dari kementerian. Karena anggaran APBD tidak mungkin bisa merealisasi rencana tersebut," ujar Jainal Efendi Ie, anggota DPRD Maluku Tengah asal Partai Amanat Nasional.
Anggota DPRD lainnya, Ardiansyah Makatita berpendapat bahwa harus ada intervensi APBN dalam proses pembangunan karena daerah terdampak efisiensi.
"Kedepan ini mungkin bisa dikelola oleh daerah, keuntungan bagi daerah jika dermaga ini difungsikan maka membuka peluang PAD," jelasnya.
Jainal Efendi Ie dan Ardiansyah Makatita, anggota DPRD lainnya, mendukung pembangunan Dermaga Ferry tersebut, namun berharap agar pembangunan tersebut dibiayai oleh APBN.
"Jalur strategis ini tak hanya jadi penghubung antar kecamatan melainkan dapat membuka peluang tuk jalur transportasi antar kabupaten," imbuh Ardiansyah Makatita.
Sebelumnya, Bupati Maluku Tengah menunjukkan langkah serius terhadap rencana pembangunan Pelabuhan Feri tersebut.
Hal tersebut terlihat melalui kunjungan Bupati, Zulkarnain Awat Amir dan tim ke Negeri Pa'a Kecamatan Seram Utara Barat (SUB) yang digadang bakal menjadi lokasi pelabuhan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/ali-dishub.jpg)