Minggu, 19 April 2026

Malteng Hari Ini

Dishub Nilai Pelabuhan Feri Teluk Dalam di Malteng Mesti Dibangun dengan APBD

‎Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Maluku Tengah, Ali Nurlette, menyatakan bahwa ekspektasi pembiayaan pembangunan

Silmi Suailo
ALI NURLETTE - Kepala Dinas Perhubungan Maluku Tengah, Ali Nurlette saat diwawancarai media di Masohi, Kamis (7/8/2025). 
Ringkasan Berita:
  • Kadishub Maluku Tengah Ali Nurlette menilai pembangunan Pelabuhan Feri tersebut dananya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
  • Berbeda dengan DPRD Maluku Tengah yang menyarankan pembangunan dermaga ferry harus dari Pemerintah Pusat. 

‎Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Silmi Sirati Suailo 

‎MALTENG,TRIBUNAMBON.COM - Rencana pembangunan Pelabuhan Feri Teluk Dalam di wilayah Seram Utara, Maluku Tengah kian mendapat perhatian serius.

‎Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Maluku Tengah menilai pembangunan Pelabuhan Feri tersebut dananya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
‎‎
"(Ekspektasi pembiayaan pembangunan Dermaga) ya APBD. Ini upaya dalam rangka meningkatkan PAD," ujar ‎Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Maluku Tengah, Ali Nurlette,  Selasa (7/4/2026). 

‎Ali Nurlette menjelaskan bahwa jika pembangunan dermaga dibiayai oleh APBN, maka Pemerintah Provinsi akan mengelola dermaga tersebut sebagai perwakilan Pemerintah Pusat. 

Baca juga: Groundbreaking Pasar Batu Merah, Gubernur Maluku Tekankan Pengelolaan Sampah Modern

Baca juga: Anggota DPRD Malteng ini Protes Pimpinan Dewan, Sebut Agenda Dewan Tiba Saat Tiba Akal

‎"Karena kalau pusat yang bangun berarti Pemerintah Provinsi yang kelola sebagai perwakilan Pemerintah Pusat," ujar Nurlette,

‎Sementara itu pandangan berbeda datang dari Anggota DPRD Maluku Tengah yang menyarankan pembangunan dermaga ferry harus dari Pemerintah Pusat. 

‎Hal itu tak terlepas dari kondisi keuangan daerah Kabupaten Maluku Tengah yang mengalami efisiensi atas kebijakan Pempus. 

‎"Kalau (hemat) saya itu (anggarannya) langsung dari kementerian. Karena anggaran APBD tidak mungkin bisa merealisasi rencana tersebut," ujar Jainal Efendi Ie, anggota DPRD Maluku Tengah asal Partai Amanat Nasional.

‎Anggota DPRD lainnya, Ardiansyah Makatita berpendapat bahwa harus ada intervensi APBN dalam proses pembangunan karena daerah terdampak efisiensi. 

‎"Kedepan ini mungkin bisa dikelola oleh daerah, keuntungan bagi daerah jika dermaga ini difungsikan maka membuka peluang PAD," jelasnya.

‎Jainal Efendi Ie dan Ardiansyah Makatita, anggota DPRD lainnya, mendukung pembangunan Dermaga Ferry tersebut, namun berharap agar pembangunan tersebut dibiayai oleh APBN. 

‎"Jalur strategis ini tak hanya jadi penghubung antar kecamatan melainkan dapat membuka peluang tuk jalur transportasi antar kabupaten," imbuh Ardiansyah Makatita.

‎Sebelumnya, Bupati Maluku Tengah menunjukkan langkah serius terhadap rencana pembangunan Pelabuhan Feri tersebut.

‎Hal tersebut terlihat melalui kunjungan Bupati, Zulkarnain Awat Amir dan tim ke Negeri Pa'a Kecamatan Seram Utara Barat (SUB) yang digadang bakal menjadi lokasi pelabuhan. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved