Gelombang Tinggi
Siklon Tropis Narelle Potensi Sebabkan Gelombang Tinggi di Laut Arafuru
BMKG memperingatkan adanya gelombang tinggi di Laut Arafuru bagian tengah, serta gelombang sedang pada 16 wilayah di Maluku.
Ringkasan Berita:
- Informasi itu merujuk pada kondisi sinoptik Siklon tropis Narelle yang saat ini terpantau di Pesisir Utara Australia bagian Utara, diprediksi dalam 24 jam ke depan akan berada di sekitar Teluk Carpentaria, dengan kecepatan angin maksimum 30 knots.
- Siklon Tropis Narelle adalah sistem cuaca ekstrem berskala sinoptik.
- Siklon tersebut menginduksi terbentuknya Low Level Jet di Laut Arafuru.
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Ambon mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi, berlaku 22 sampai dengan 26 Maret 2026.
BMKG memperingatkan adanya gelombang tinggi di Laut Arafuru bagian tengah, serta gelombang sedang pada 16 wilayah di Maluku.
Dengan ketinggian gelombang mencapai 1.25 sampai 4.0 meter.
Informasi itu merujuk pada kondisi sinoptik Siklon tropis Narelle yang saat ini terpantau di Pesisir Utara Australia bagian Utara, diprediksi dalam 24 jam ke depan akan berada di sekitar Teluk Carpentaria, dengan kecepatan angin maksimum 30 knots.
Siklon Tropis Narelle adalah sistem cuaca ekstrem berskala sinoptik.
Siklon tersebut menginduksi terbentuknya Low Level Jet di Laut Arafuru.
Daerah Konvergensi dan konfluensi juga diprediksi terbentuk di Laut Banda, di Maluku bagian Selatan hingga Tenggara, dan di Laut Arafuru.
Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar Siklon Tropis dan di sepanjang daerah konvergensi atau konfluensi tersebut.
Peningkatan kecepatan angin permukaan hingga mencapai >25 knots terpantau di Laut Banda dan di Laut Arafuru, yang mampu meningkatkan ketinggian gelombang laut di wilayah perairan tersebut.
Baca juga: Prakiraan Cuaca di Ambon: Bakal Alami Hujan Deras Disertai Badai Petir
Baca juga: Kapolda Maluku Jadi Khatib Idul Fitri di Ambon, Serukan Kedamaian dan Nilai Hidup Orang Basudara
Berikut wilayah berpeluang terjadi gelombang tinggi 2.5 sampai 4.0 meter, yakni :
- Laut Arafuru Bagian Tengah
Saran Keselamatan
Berisiko terhadap keselamatan pelayaran :
- Perahu Nelayan apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1.25 meter
- Kapal Tongkang apabıla kecepatan angın mencapaı 16 knot dan tinggı gelombang mencapaı 1.5 meter
- Kapal Ferry apabila kecepatan angin mencapai 21 knot dan tinggi gelombang mencapai 2.5 meter.
Sementara beberap wilayah berpeluang terjadi gelombang sedang 1.25 sampai 2.5 meter yakni :
- Perairan Utara Pulau Buru
- Perairan Selatan Pulau Buru
- Perairan Seram Bagian Barat
- Perairan Pulau Ambon dan Pulau Lease
- Perairan Seram Bagian Timur (Pulau Gorong)
- Perairan Kepulauan Banda Neira
- Perairan Kepulauan Kai
- Perairan Utara Kepulauan Aru
- Perairan Selatan Kepulauan Aru
- Perairan Barat Kepulauan Tanimbar
- Perairan Timur Kepulauan Tanimbar
- Perairan Kepulauan Babar
- Perairan Kepulauan Sermata - Kepulauan Leti
- Kepulauan Wetar
- Laut Banda
- Laut Arafuru bagian barat.
Saran Keselamatan
Tinggi gelombang tersebut berisiko terhadap keselamatan pelayaran:
- Perahu nelayan apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1.25 meter.
- Kapal Tongkang apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1.5 meter.(*)
| Peringatan Dini BMKG: Gelombang di Laut Arafuru Akibat Keberadaan Siklon Tropis Narelle |
|
|---|
| Siklon Tropis Narelle Picu Gelombang di Laut Arafuru Bagian Tengah |
|
|---|
| Ini 15 Wilayah di Maluku Potensi Gelombang Sedang Capai 2.5 Meter |
|
|---|
| Hari Ini, 15 Wilayah di Maluku Potensi Gelombang Sedang Capai 2.5 Meter |
|
|---|
| Hati-hati! Potensi Gelombang Tinggi Capai 4.0 Meter di Laut Arafuru Maluku |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Gelombang-tinggirjre.jpg)