Selasa, 5 Mei 2026

Malra Hari Ini

Launching Program Polisi Mengajar, Polres Sinergi Gandeng Dinas Pendidikan Maluku Tenggara

Bertempat di Aula SMP Budhi Mulia Langgur, peluncuran berlangsung meriah dihadirin pejabat dan pegawai kedinasan serta para siswa dan tenaga pengajar.

Tayang:
Penulis: Yusdar Ohoirat | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/Yusdar Ohoirat
KOLABORASI - Foto bersama jajaran Polres dan Dinas Pendidikan Kab. Malra, saat selesai acara launching Program Polisi Mengajar. Senin (4/5/2026) 

Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Yusdar Ohoirat

LANGGUR, TRIBUNAMBON.COM - Kepolisian Resort (Polres) Maluku Tenggara (Malra) meluncurkan program pendidikan bertajuk 'Polisi Mengajar'.

Bertempat di Aula SMP Budhi Mulia Langgur, peluncuran berlangsung meriah dihadiri pejabat dan pegawai kedinasan serta para siswa dan tenaga pengajar.

Dijelaskan Kapolres Maluku Tenggara AKBP Rian Suhendi , program inovatif Polri ini bertujuan menanamkan kesadaran hukum, mencegah kenakalan remaja, serta membangun karakter generasi muda yang unggul dan berwawasan kebangsaan.

Dalam prakteknya, personil kepolisian akan hadir langsung di ruang kelas dan lingkungan sekolah guna memberikan edukasi kepada para pelajar.

Tentunya waktu dan pelaksanaan menyesuaikan dengan jadwal pembelajaran sekolah pada setiap tingkatan.

Sehingga, sesuai arahan Kapolda Maluku, polres jajaran pun bersinergi dengan dinas pendidikan setempat guna suksesi pelaksanaan program.

Baca juga: Pemkab Seram Bagian Timur Pastikan Negeri Hote Tetap Dapat BSPS, Dijanjikan Masuk Tahap Ketiga

Baca juga: Proyek Rp1,7 Miliar Revitalisasi SMPN 18 Mangkrak, Kejati Diminta Turun Tangan Usut

"Program ini tidak hanya menambah ilmu pengetahuan bagi para siswa, tetapi sangat penting untuk pendidikan dan pembinaan karakter,  juga membentuk etika dan adab generasi bangsa," terang Kapolres saat diwawancara TribunAmbon.com, Senin (4/5/2026).

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Malra, Bin Raudha A. Hanoeboen, saat diwawancarai, menilai program tersebut sejalan dengan program Dinas Pendidikan.

Sehingga dalam waktu dekat, penyesuaian teknis kurikulum akan diintegrasikan dalam beberapa mata pelajaran yang cocok untuk penguatan karakter dan nilai-nilai kearifan lokal bagi anak-anak.

"Kita sudah lihat ada beberapa mata pelajaran yang cocok dan masuk dengan program polisi mengajar,   nantinya diinsersi atau disisipkan di dalam mata pelajaran misalnya, pendidikan pancasila dan kewarganegaraan, serta penjaskes" pungkasnya.

Hanoebeon berharap, program tersebut dapat berjalan dengan baik, sesuai dengan Permendikasmen Nomor 6 Tahun 2026 tentang budaya sekolah aman dan nyaman, untuk mengurangi bullying, kekerasan, tawuran dan narkoba. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved