Kamis, 9 April 2026

SBT Hari Ini

Jelang Lebaran, Pedagang di Pasar Gumumae Bula Ungkap Lonjakan Harga Cabai

Namun, di tengah peningkatan transaksi, para pedagang justru dihadapkan pada keterbatasan stok dan harga yang terus merangkak

Penulis: Haliyudin Ulima | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/Haliyudin Ulima
HARGA CABAI - Pasokan cabai di lapak jualan Mama Lan, salah satu pedagang di Pasar Rakyat Gumumae, Kota Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Rabu (18/3/2026). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Haliyudin Ulima

BULA, TRIBUNAMBON.COM – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, para pedagang di Pasar Rakyat Gumumae, Kota Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), menghadapi lonjakan harga cabai yang cukup signifikan, Rabu (18/3/2026).

Pantauan di lapangan, aktivitas pasar mulai ramai dengan warga yang berbelanja kebutuhan lebaran. 

Namun, di tengah peningkatan transaksi, para pedagang justru dihadapkan pada keterbatasan stok dan harga yang terus merangkak naik.

Mama Lan salah satu pedagang cabai mengungkapkan, harga cabai kecil saat ini telah mencapai Rp. 110 ribu per kilogram.

Sementara cabai panjang berada di angka Rp. 60 ribu per kilogram.

Baca juga: Skandal Utang Rp.87 Miliar KKT Terbongkar: JRW Sebut Putusan MA Tak Bisa Jadi Dasar Pembayaran

Baca juga: Jadwal KRL Jogja - Solo untuk 19 - 20 Maret 2026: Tarif Rp 8.000 Sekali Jalan

Menurutnya, kenaikan harga ini bukan tanpa sebab. Pasokan cabai dari daerah penghasil mengalami penurunan dalam beberapa waktu terakhir.

“Barang yang masuk sekarang sedikit sekali. Kadang sehari tidak cukup untuk memenuhi permintaan pembeli,” ujarnya. 

Ia menjelaskan, kondisi tersebut membuat pedagang harus menyesuaikan harga jual agar tetap bisa menutup biaya pembelian dari distributor.

“Kalau kami jual murah, kami juga rugi. Harga dari sana sudah tinggi, jadi mau tidak mau ikut naik,” jelasnya.

Selain faktor pasokan, meningkatnya permintaan jelang lebaran turut menjadi penyebab utama melonjaknya harga cabai di pasaran.

“Sudah dekat lebaran, jadi yang beli banyak. Semua orang butuh cabai untuk masak,” tambahnya.

Pedagang juga membandingkan kondisi harga saat ini dengan periode sebelum mendekati lebaran. 

Saat itu, harga cabai rawit di Pasar Rakyat Bula masih berada di kisaran Rp. 80 ribu per kilogram, sementara cabai keriting dijual sekitar Rp. 30 ribu per kilogram.

“Memang harga cabai ini naik turun. Tapi sekarang kenaikannya terasa karena sudah dekat lebaran dan stok juga terbatas,” bebernya. 

Para pedagang berharap kestabilan harga perlu dijaga, terutama dengan memastikan kelancaran distribusi dari daerah penghasil.

“Kalau pasokan lancar, harga pasti bisa turun. Kami juga berharap ada perhatian supaya harga tidak makin  tinggi saat lebaran,” tutupnya.(*)

Sumber: Tribun Ambon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved