Selasa, 14 April 2026

SBT Hari Ini

Jembatan Wai Mer di SBT Masih Darurat, Kendaraan Hanya Melintas Satu Arah

Jembatan darurat yang saat ini digunakan warga hanya bisa dilalui satu arah dan bergantian oleh kendaraan.

Penulis: Haliyudin Ulima | Editor: Mesya Marasabessy
TribunAmbon.com/Ali/Haliyudin Ulima
JEMBATAN DARURAT - Kondisi Jembatan Darurat Wai Mer di Kecamatan Teluk Waru, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Selasa (17/2/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Kondisi Jembatan Wai Mer di Kecamatan Teluk Waru, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), memprihatinkan, Selasa (17/2/2026).
  • Jembatan darurat yang saat ini digunakan warga hanya bisa dilalui satu arah dan bergantian oleh kendaraan.
  • Pantauan TribunAmbon.com di lokasi, jembatan rangka baja tersebut dilengkapi lantai pelat besi dan papan kayu di bagian tengah. 
  • Lebarnya terbatas sehingga kendaraan roda empat maupun roda dua harus antre untuk melintas.

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Haliyudin Ulima

BULA, TRIBUNAMBON.COM – Kondisi Jembatan Wai Mer di Kecamatan Teluk Waru, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), memprihatinkan, Selasa (17/2/2026).

Jembatan darurat yang saat ini digunakan warga hanya bisa dilalui satu arah dan bergantian oleh kendaraan. 

Pantauan TribunAmbon.com di lokasi, jembatan rangka baja tersebut dilengkapi lantai pelat besi dan papan kayu di bagian tengah. 

Lebarnya terbatas sehingga kendaraan roda empat maupun roda dua harus antre untuk melintas.

Bahkan, saat satu unit mobil melintas, kendaraan dari arah berlawanan terpaksa menunggu hingga jembatan benar-benar kosong. 

Kondisi ini kerap menimbulkan antrean, dan menyita waktu lantaran kondisi jembatan yang terbilang panjang. 

Tak hanya itu, pada bagian lantai jembatan terlihat susunan papan kayu yang mulai aus dan tidak rata. 

Beberapa bagian tampak renggang sehingga pengendara harus ekstra hati-hati saat melintas.

Baca juga: Bodewin Wattimena Pastikan Jalan Benteng Ambon Atas Diaspal Tahun Ini

Baca juga: Jalan Lintas Bula–Airnanang Rusak Parah, Pengguna Jalan Keluhkan Minim Perhatian Pemda

Di sisi lain, sisa bangunan jembatan lama yang rusak masih terlihat di sekitar aliran sungai. 

Struktur beton yang ambruk menjadi pengingat bahwa akses penghubung tersebut pernah mengalami kerusakan serius.

Sauqi Rumadaul, salah seorang pengendara sepeda motor yang melintas mengaku waswas setiap kali melewati jembatan tersebut.

“Kalau berpapasan tidak bisa. Harus tunggu dulu. Apalagi kalau hujan atau malam hari, rasanya lebih tegang,” ujarnya.

Padahal menurutnya, Jembatan Wai Mer merupakan akses vital yang menghubungkan sejumlah desa di menuju pusat Kota Bula

Warga berharap pemerintah daerah maupun instansi terkait segera merealisasikan pembangunan jembatan permanen agar aktivitas masyarakat tidak terus dibayangi kekhawatiran.

“Ini akses utama. Kalau hanya darurat terus, kami khawatir suatu saat bisa membahayakan,” tambahnya.(*)

Sumber: Tribun Ambon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved