SBT Hari Ini
Jalan Utama Kota Bula Berlubang dan Tergenang Air, Warga Keluhkan Ancaman Kecelakaan
Sejumlah lubang menganga tampak di badan jalan, bahkan sebagian di antaranya tergenang air, sehingga tak tampak kedalaman lubang.
Penulis: Haliyudin Ulima | Editor: Fandi Wattimena
Ringkasan Berita:
- Badan jalan di Pusat Kota Bular rusak.
- Terdapat sejumlah lubang di badan jalan, dua diantaranya berukuran nyaris satu meter dengan kedalaman kurang lebih 10 sentimeter.
- Warga ngeluh dan berharap pemerintah segera bersikap
Laporan Wartawan Tribunambon.com, Haliyudin Ulima
BULA, TRIBUNAMBON.COM – Kondisi ruas jalan utama di Kota Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), kembali menuai sorotan.
Sejumlah lubang menganga tampak di badan jalan, bahkan sebagian di antaranya tergenang air, sehingga tak tampak kedalaman lubang.
Pantauan TribunAmbon.com, Senin (15/12/2025), terdapat dua lubang berukuran besar nyaris satu meter dengan kedalaman kurang lebih 10 sentimeter.
Lubang tersebut berada di jalur vital yang setiap hari dilalui kendaraan roda dua dan roda empat, baik oleh warga lokal maupun pengguna jalan dari luar kota.
“Kalau siang hari saja sudah berbahaya, apalagi malam. Air menutupi lubang, pengendara bisa langsung jatuh,” keluh Bapa Salim pengendara yang melintas di lokasi.
Baca juga: Masyarakat Kini Lebih Mudah Awasi Polisi: Lapor Pelanggaran Anggota Polri Cukup Scan QR Code
Baca juga: Pemerintah Serahkan Bantuan 12 Unit Traktor ke Dinas Pertanian Daerah se-Maluku
Tak hanya itu, warga mengakui saat malam hari, ruas jalan tersebut nyaris gelap karena tidak terdapat lampu penerang yang memadai.
Akibatnya, lubang-lubang di badan jalan nyaris tak terlihat, meningkatkan risiko kecelakaan.
"Lampu jalan saja tidak ada, bagaimana pengendara bisa tau kalau ada lubang disitu, apalagi waktu hujan, karena biasanya itu sering tertutup air," katanya.
Warga menilai kerusakan jalan ini mencerminkan lemahnya perhatian pemerintah daerah terhadap infrastruktur dasar di ibu kota kabupaten.
Padahal, ruas jalan tersebut merupakan akses utama yang menopang aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat Kota Bula.
Warga berharap perbaikan dilakukan secara menyeluruh, bukan sekadar tambal sulam yang hanya bertahan sementara.
“Ini jalan utama, bukan jalan kecil di kampung yang kalau rusak dibiarkan saja. Harusnya yang seperti ini yang harus diperbaiki, sebelum rusaknya makin parah," tutupnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Kota-Bula-jj.jpg)