Kamis, 23 April 2026

SBT Hari Ini

SBT Dapat 31 Titik Internet Gratis, Kominfo Perluas Akses Hingga Wilayah Terpencil

Untuk tahun 2025, Kabupaten SBT tercatat mendapat 31 titik layanan internet gratis berbasis VSAT yang tersebar di berbagai fasilitas publik

Penulis: Haliyudin Ulima | Editor: Fandi Wattimena
Istimewa
DINAS KOMINFO - Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Seram Bagian Timur Sitti Meutia Manaban (tengah) menyerahkan bantuan layanan internet gratis Bakti Kominfo kepada Kepala UPTD Pasar Gumumae Bula, di kantornya, Senin (8/12/2025). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Haliyudin Ulima

BULA, TRIBUNAMBON.COM – Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) terus berupaya memperluas akses internet di wilayahnya, Selasa (9/12/2025).

Hal itu ditunjukkan dengan pengadaan internet gratis ke wilayah-wilayah terpencil melalui program Bantuan Akses Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Digital.

Untuk tahun 2025, Kabupaten SBT tercatat mendapat 31 titik layanan internet gratis berbasis VSAT yang tersebar di berbagai fasilitas publik, mulai dari satuan pendidikan, puskesmas, kantor desa hingga Polsek.

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten SBT, Sitti R. Meutia Manaban, mengatakan satu dari 31 titik tersebut juga ditempatkan di Pasar Terminal Bula, sesuai dengan permintaan para pedagang dan pengguna pasar yang membutuhkan akses internet gratis.

“Satu titik kami tempatkan di pasar terminal Bula karena memang permintaan dari para pengguna pasar agar ada akses internet gratis dari pemerintah daerah,” ujarnya.

Selain itu, satu unit VSAT juga ditempatkan di Polsek Kesui, sementara selebihnya tersebar di sejumlah sekolah dasar (SD) di wilayah kepulauan dan daerah terpencil.

Baca juga: ‎Feri Rute Tulehu-Masohi Tak Kunjung Beroperasi Jelang Nataru 

Baca juga: Sayuran di Pasar Mardika Kota Ambon Merangkak Naik, Rp. 5 Ribu Perikat Kecil

Adapun wilayah yang menjadi fokus pemasangan internet gratis meliputi Pulau Teor, Kesui, Kilmury, Pulau Gorom, Tutuktolu, Siritaun Wida Timur.

Menurut Sitti, program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menjawab persoalan keterbatasan infrastruktur telekomunikasi di wilayah kepulauan SBT yang selama ini masih terkendala jaringan.

“Ini adalah upaya kami pemerintah daerah melalui Dinas Kominfo untuk menjawab permasalahan infrastruktur telekomunikasi di daerah-daerah yang belum memiliki internet mandiri,” jelasnya.

Ia menambahkan, ke depan Pemkab SBT telah mengajukan lebih dari 200 titik tambahan melalui proposal resmi ke BAKTI dan aplikasi BAKTI Pasti. 

Usulan tersebut saat ini masih dalam tahap menunggu persetujuan.

“Ada sekitar 200 lebih usulan yang sudah kami kirim, dan kami berharap tahun depan semuanya bisa ter-cover. Kalau semua ter-cover, titik terbanyak memang akan difokuskan ke satuan pendidikan,” ujarnya.

Sitti juga menyebutkan bahwa untuk fasilitas puskesmas, sebagian besar sudah memiliki layanan internet mandiri sehingga tidak lagi menjadi prioritas utama dalam program ini.

Ia pun mengungkapkan, kapasitas jaringan VSAT yang dipasang tahun ini mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya, sehingga diharapkan bisa dimanfaatkan secara lebih maksimal oleh masyarakat.

“Alhamdulillah, untuk tahun ini kapasitas VSAT lebih besar dan bisa digunakan secara maksimal,” tutupnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved