Selasa, 9 Juni 2026

SBT Hari Ini

Warga Sebut Jalan Rusak di Pusat Perkantoran Bula, Ganggu Aktivitas dan Ancam Keselamatan

Selain membahayakan keselamatan pengendara, kerusakan tersebut juga berdampak pada kelancaran aktivitas di pusat pemerintahan. 

Tayang:
Penulis: Haliyudin Ulima | Editor: Ode Alfin Risanto
TribunAmbon.com/Ali/Haliyudin Ulima
JALAN RUSAK - Kondisi jalan di pusat perkantoran Kota Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Jumat (5/12/2025). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Haliyudin Ulima

BULA, TRIBUNAMBON.COM – Kerusakan jalan di pusat perkantoran Kota Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), kian memicu keluhan warga. 

Pantauan TribunAmbon.com, Jumat (5/12/2025), kondisi ruas yang menjadi jalur utama aktivitas pemerintahan itu tampak dipenuhi lubang menganga, permukaan ambles, serta retakan di sejumlah titik.

Baca juga: Update! Jadwal KM Wilis 6 - 30 Desember 2025: Berlayar ke Labuan Bajo, Bima, Waikelo, Waingapu

Baca juga: Nikmati Senja Indah hingga Kuliner Lezat di Pantai Wali Buru Selatan

Selain membahayakan keselamatan pengendara, kerusakan tersebut juga berdampak pada kelancaran aktivitas di pusat pemerintahan. 

Sejumlah motor dan mobil yang melintas terlihat memperlambat laju kendaraan untuk menghindari lubang.

“Sudah banyak yang hampir jatuh di sini, apalagi malam hari. Kalau tidak hati-hati, bisa kecelakaan,” ujar Yusril (43), salah satu pengendara.

Mereka mengaku, kondisi jalan setiap waktu makin rusak dan sangat mengganggu mobilitas.

“Setiap hari lewat sini, dan makin lama makin parah. Sangat mengganggu aktivitas kami,” lanjutnya.

Kerusakan jalan yang berada tepat di kawasan pusat pemerintahan itu juga memicu kritik warga terhadap pemerintah setempat.

Mereka mempertanyakan lambannya respons pemda dalam menangani fasilitas publik yang justru berada di jantung birokrasi.

“Kalau di pusat pemerintahan saja begini, bagaimana di kampung-kampung,” tandasnya.

Warga berharap Pemkab SBT segera melakukan perbaikan menyeluruh, mulai dari pembenahan badan jalan hingga perbaikan sistem drainase agar kerusakan tidak melebar dan tidak terus mengganggu aktivitas masyarakat.

“Harus segera diperbaiki. Ini akses utama pusat pemerintahan, jangan dibiarkan terlalu lama,” tutupnya.(*)

Sumber: Tribun Ambon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved