Selasa, 28 April 2026

Haji 2026

Kuota Haji SBT 2026 Turun, Hanya 9 Jemaah Siap Berangkat

Kuota haji Kabupaten SBT tahun 2026 menurun, dari sekitar 28 orang hanya 9 jemaah yang siap berangkat.

Penulis: Haliyudin Ulima | Editor: Ode Alfin Risanto
TribunAmbon.com/Haliyudin Ulima
CALON HAJI - Kepala Kementerian Haji dan Umrah, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Ismail Rumwokas saat diwawancarai di kantornya, Selasa (28/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Kuota haji Kabupaten SBT tahun 2026 menurun, dari sekitar 28 orang hanya 9 jemaah yang siap berangkat.
  • Penurunan dipicu perubahan sistem kuota nasional menjadi berbasis provinsi dan daftar tunggu.
  • Minimnya jumlah pendaftar di SBT berdampak pada sedikitnya jemaah yang berangkat, sehingga diharapkan ada solusi dari pemerintah pusat.

Laporan Wartawan Tribunambon.com, Haliyudin Ulima

BULA, TRIBUNAMBON.COM – Kuota keberangkatan haji Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) pada tahun 2026 mengalami penurunan signifikan.

Dari total kuota sekitar 28 orang, hanya 9 jemaah yang dipastikan siap diberangkatkan.

Kepala Kementerian Haji dan Umrah SBT, Ismail Rumwokas, menjelaskan bahwa kondisi ini dipengaruhi oleh perubahan sistem pembagian kuota haji secara nasional.

“Kalau kuota sebenarnya ada sekitar 28, tapi yang siap berangkat tahun ini hanya 9 orang,” ujarnya saat diwawancarai di kantornya, Selasa (28/4/2026).

Baca juga: Sikapi Deadlock Musda Golkar Malteng, Tim Pemenangan HA Minta Objektifitas Keputusan

Baca juga: Sikapi Deadlock Musda Golkar Malteng, Tim Pemenangan HA Minta Objektifitas Keputusan

Ia menerangkan, sebelumnya pembagian kuota dilakukan berdasarkan kabupaten/kota.

Namun kini, sistem tersebut telah berubah menjadi berbasis provinsi dan nomor antrean atau daftar tunggu (waiting list).

“Sekarang pembagian kuota berdasarkan provinsi dan nomor antrean,” jelasnya.

Perubahan sistem ini berdampak langsung pada daerah dengan jumlah pendaftar yang relatif sedikit, termasuk SBT.

“Kalau daftar tunggu kita sedikit, otomatis yang berangkat juga sedikit,” katanya.

Berdasarkan data yang ada, jumlah daftar tunggu jemaah haji di SBT saat ini baru mencapai sekitar seribu orang. Kondisi tersebut turut memengaruhi jumlah jemaah yang dapat diberangkatkan setiap tahunnya.

“Daftar tunggu kita baru sekitar seribu lebih, sehingga sangat berpengaruh terhadap jumlah keberangkatan,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan, jemaah yang berangkat pada tahun ini merupakan pendaftar sejak tahun 2016. Sementara itu, secara nasional masa tunggu keberangkatan haji telah mencapai sekitar 27 tahun.

“Yang berangkat sekarang ini adalah mereka yang mendaftar tahun 2016,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ismail menyebutkan bahwa penurunan kuota tidak hanya terjadi di SBT, tetapi juga dialami oleh sekitar 22 provinsi lainnya di Indonesia.

“Bukan hanya kita, ada sekitar 22 provinsi yang mengalami penurunan kuota,” lanjutnya.

Meski demikian, pihaknya berharap pemerintah pusat dapat menghadirkan kebijakan yang mampu memperbaiki kondisi tersebut ke depan.

“Kita berharap ada solusi dari pemerintah pusat agar kuota bisa kembali normal,” tutupnya.(*)

Sumber: Tribun Ambon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved