Ambon Hari Ini

Jalan di Hunuth Ambon Kembali Normal, Aparat Keamanan Berhasil Kendalikan Situasi

Pantauan TribunAmbon.com pada pukul 17.30 WIT Selasa (19/8/2025) kendaraan dari arah Passo maupun dari arah Poka sudah dapat melintas .

Tribunambon/jenderal
BENTROK PEMUDA - Tampak arus lalu lintas di jalan Laksdya Kei Wattimena, Desa Hunuth, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon kembali normal pasca bentrok antar pemuda, Selasa (19/8/2025). Sore. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Kondisi di Negeri Hunuth, Kecamatan Teluk Ambon, berangsur pulih setelah bentrokan yang sempat memicu ketegangan dan mengganggu aktivitas warga. 

Kini, akses jalan yang sempat ditutup akibat konsentrasi massa sudah kembali normal.

Pantauan TribunAmbon.com pada pukul 17.30 WIT Selasa (19/8/2025) kendaraan dari arah Passo maupun dari arah Poka sudah dapat melintas dengan leluasa. 

Pemulihan ini berkat kerja cepat aparat keamanan yang berhasil meredam situasi di lokasi.

Baca juga: Situasi Pasca Bentrok di Hunuth Berangsur Kondusif, Wali Kota Ambon: Jangan Terprovokasi

Baca juga: 7 Mobil Damkar Berhasil Padamkan Kebakaran Sejumlah Rumah Warga di Hunuth-Durian Patah

Sebanyak 350 personel gabungan TNI-Polri, yang terdiri dari Satuan Brimob Polda Maluku, Polresta Ambon, dan Kodim 1504 Ambon, diterjunkan ke lokasi. 

Pasukan gabungan ini langsung mengambil alih pengamanan dan mengendalikan massa.

Kapolresta Pulau Ambon melalui Kasi Humas, Ipda. Janet Luhukay, meminta masyarakat untuk tidak main hakim sendiri. 

"Anggota yang diturunkan 350 personel gabungan TNI-Polri. Hindari main hakim sendiri. Serahkan ke pihak Kepolisian," tegasnya.

Sementara itu, Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, juga turun langsung ke lokasi untuk memantau dan memberikan imbauan kepada masyarakat. 

Ia mengonfirmasi bahwa bentrokan tersebut tidak hanya menimbulkan kekacauan, tetapi juga memakan korban jiwa.

"Ada peristiwa penikaman yang menimbulkan korban jiwa," ungkap Bodewin.

Selain itu, insiden ini juga menyebabkan kerugian materiil yang cukup besar. 

"Ada sekitar belasan rumah yang terbakar, tetapi kami sudah berhasil memadamkannya," tambahnya.

Meskipun situasi sudah terkendali, Bodewin meminta masyarakat untuk tetap tenang. 

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak terprovokasi dari peristiwa ini. Tetap menahan diri dan menyerahkan seluruh proses hukum kepada aparat keamanan," tutupnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved