Septic Tank Bocor
Besok, Petugas IPAL PUPR Kota Ambon Periksa Septic Tank Bocor di Desa Nania
Kepala Dinas PUPR Kota Ambon, Melianus Latuihamallo, mengatakan pihaknya akan terjun ke lokasi pada Kamis (26/3/2026) besok.
Penulis: Novanda Halirat | Editor: Mesya Marasabessy
Ringkasan Berita:
- Penanganan septic tank bocor yang menjadi keluhan warga Desa Nania, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, akhirnya mendapatkan titik terang.
- Penanganan perbaikan akan segara ditindaklanjuti langsung oleh petugas Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Ambon.
- Kepala Dinas PUPR Kota Ambon, Melianus Latuihamallo, mengatakan pihaknya akan terjun ke lokasi pada Kamis (26/3/2026) besok.
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Novanda Halirat
AMBON, TRIBUNAMBON.COM- Penanganan septic tank bocor yang menjadi keluhan warga Desa Nania, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, akhirnya mendapatkan titik terang.
Penanganan perbaikan akan segara ditindaklanjuti langsung oleh petugas Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Ambon.
Kepala Dinas PUPR Kota Ambon, Melianus Latuihamallo, mengatakan pihaknya akan terjun ke lokasi pada Kamis (26/3/2026) besok.
"Besok pagi-pagi semua staf IPAL ke lokasi, tadi tidak kelokasi karena supir tidak masuk kantor," ujarnya saat dikonfirmasi TribunAmbon.com, Rabu (25/3/2026).
Baca juga: Tebing Makariki di Tehoru Malteng Jadi Favorit Wisata Akhir Lebaran, Ini Akses dan Kondisinya
Baca juga: Arus Balik Amahai-Tulehu Malteng, Ada Tiket Gratis di 25-27 Maret 2026
Penanganan cepat ini dilakukan merespon keluhanan warga terhadap limbah tersebut.
Diberitakan sebelumnya, septic tank skala individual milik Pemerintah Kota Ambon melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dikeluhkan warga di RT 003/RW 001, Desa Nania, Kecamatan Baguala.
Dimana septic tank yang bocor itu diketahui digunakan bersama oleh warga RT 02 dan RT 03.
Berdasarkan pantuan TribunAmbon.com, air berwarna coklat kehijauan meluap dari penutup pembuangan dan mengalir hingga ke jalan, bahkan tergenang di depan rumah warga.
Salah satu warga, Wellem Siwalette, mengeluhkan genangan air kotor yang menimbulkan bau busuk menyengat.
“Air mengalir ke jalan dan tergenang di depan rumah kami, baunya sangat mengganggu,” ujarnya.
Ia menyebut, kondisi ini sudah terjadi sejak akhir 2025 dan sampai saat ini belum ada penanganan dari pemerintah.
Disisi lain Kaur Keuangan Desa Nania, Edy Pattinassarany, mengatakan pihak desa sempat melakukan pembersihan pada Februari 2026 dengan mengangkat sumbatan di saluran pembuangan. Namun, kebocoran masih terus terjadi.
Pihak desa juga telah berkoordinasi dengan dinas terkait, tetapi belum ada tindak lanjut.
Diketahui, proyek pembangunan septic tank skala individual oleh Dinas PUPR Kota Ambon dilakukan pada 2024 sebanyak 138 unit dengan anggaran sekitar Rp. 2,33 miliar, bersumber dari APBD dan hibah Kementerian PUPR RI. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/BOCOR-SAPUTENK.jpg)