Senin, 13 April 2026

Ambon Hari Ini

Safari Ramadan di Desa Waiheru, Wali Kota Komitmen Perbaiki Jalan Rusak Secara Bertahap

Komitmen ini disampaikan Wali Kota dalam sambutannya di acara Safari Ramadan yang berlangsung di Desa Waiheru, Kecamatan Baguala, Kota Ambon.

Penulis: Novanda Halirat | Editor: Mesya Marasabessy
TribunAmbon.com/ Novanda Halirat/Novanda Halirat
SAFARI RAMADAN- Potret Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, beserta jajaran hadir dalam acara Safari Ramadan, yang berlangsung di Desa Waiheru, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, Maluku, Rabu (4/3/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena kembali menegaskan komitmen untuk melayani masyarakat melalui perbaikan fasilitas umum. 
  • Salah satunya dengan memperbaiki jalan rusak di seluruh wilayah Kota Ambon. 
  • Desa Waiheru menjadi salah satu kawasan yang akan diperbaiki oleh di Tahun 2026 ini. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Novanda Halirat  

AMBON, TRIBUNAMBON.COM- Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena kembali menegaskan komitmen untuk melayani masyarakat melalui perbaikan fasilitas umum. 

Salah satunya dengan memperbaiki jalan rusak di seluruh wilayah Kota Ambon. 

Desa Waiheru menjadi salah satu kawasan yang akan diperbaiki oleh di Tahun 2026 ini. 

Mengingat beberapa jalan mengalami kerusakan yang menuju ke fasilitas publik seperti tempat  pendidikan. 

Sehingga menimbulkan keresahan siswa yang harus seperti hari melewati jalur itu menuju sekolah. 

Komitmen ini disampaikan Wali Kota dalam sambutannya di acara Safari Ramadan yang berlangsung di Desa Waiheru, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, Maluku, Rabu (4/3/2026). 

Dikatakannya proses perbaikan jalan akan dilakukan secara bertahap dalam masa kepemimpinannya. 

"Kami akan perbaiki, salah satunya mulai dari Waiheru, pelan-pelan kita akan perbaiki," ujarnya. 

Baca juga: Kawasan Wisata Pantai Natsepa Bakal Ditata, Bupati Ingatkan Pentingnya Penataan Terintegrasi

Baca juga: Soal Flyer Viral, Murad Wokas Tegaskan SBT Tak Gelar Mudik Gratis 2026

Dijelaskannya, Pemkot akan melakukan pemetaan terhadap ruas-ruas jalan yang mengalami kerusakan, khususnya pada wilayah dengan tingkat aktivitas masyarakat yang tinggi.

Selanjutnya ruas jalan di kawasan permukiman padat, pusat ekonomi, jalur pendidikan, serta akses menuju fasilitas pelayanan publik. 

Namun disisi lain, Wattimena juga menjelaskan kondisi keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) menjadi tantangan tersendiri dalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur. 

"Memang tidak bisa langsung dikerjakan dari ujung ke ujung. Tapi kita pastikan setiap tahun ada progres nyata. Yang rusak berat kita tangani dulu, kemudian dilanjutkan secara berkesinambungan," jelasnya.

Dirinya berharap perbaikan jalan nantinya akan berdampak langsung kepada masyarakat, seperti kenyamanan pengendara, kelancaran distribusi barang dan jasa serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.(*)

Sumber: Tribun Ambon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved