Rabu, 15 April 2026

Ambon Hari Ini

Gerakan Penanaman Sejuta Pohon Peringati HUT ke-25 Balai POM Ambon

Dalam rangka memperingati HUT ke-25, Balai POM di Ambon menargetkan penanaman 12.000 pohon dalam periode 2026–2028.

Penulis: Novanda Halirat | Editor: Mesya Marasabessy
TribunAmbon.com/ Novanda Halirat/Novanda Halirat
SEJUTA POHON- Potret Kepala Balai POM Ambon, Tamran Ismail saat melakukan penanaman pohon yang berlangsung di halaman Fakultas Pertanian Universitas Pattimura Ambon, Rabu (25/2/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Dalam rangka memperingati HUT ke-25, Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) menggelar kegiatan Gerakan Penanaman Sejuta Pohon. 
  • Balai POM di Ambon menargetkan penanaman 12.000 pohon dalam periode 2026–2028. 
  • Kali ini sebanyak 500 anakan pohon di tanam pada halaman Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura Ambon, Maluku, Rabu (25/2/2026). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Novanda Halirat 

AMBON, TRIBUNAMBON.COM- Dalam rangka memperingati HUT ke-25, Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) menggelar kegiatan Gerakan Penanaman Sejuta Pohon. 

Balai POM di Ambon menargetkan penanaman 12.000 pohon dalam periode 2026–2028. 

Sebelumnya BPOM secara Nasional telah memulai penanaman pada Desember 2025 sekitar 3.500 anakan pohon hingga saat ini. 

Kali ini sebanyak 500 anakan pohon di tanam pada halaman Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura Ambon, Maluku, Rabu (25/2/2026). 

Gerakan ini sebagai salah satu bentuk kolaborasi BPOM dengan dunia pendidikan. 

Kepala Balai POM Ambon, Tamran Ismail, mengatakan kegiatan ini juga menjadi momentum edukasi bagi mahasiswa. 

Sebagai generasi intelektual yang memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran ekologis berbasis ilmu pengetahuan.

Menurutnya, penanaman yang dilakukan saat ini bukan sekedar menciptakan ekosistem tetapi dapat menghasilkan bahan baku produk yang berkualitas. 

"Jadi kalau obat dan makanan yang berkualitas tentu berasal dari produsen yng berkualita," ujarnya. 

Melalui kegiatan ini diharapkan tidak menjadi ruang hijau tetapi juga laboratorium alam untuk pembelajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

Baca juga: Pasca Dipecat, Bripda Masias Terancam 15 Tahun Penjara Denda Rp 3 Miliar

Baca juga: Jadwal Kapal Pelni Bau Bau - Makassar: 1, 2, 3, 5, 9, 10 Maret 2026, Tarif KM Tidar Rp 187.500

Penanaman Berkelanjutan

Balai POM Ambon juga menegaskan kebersihan program ini tidak diukur dari jumlah bibit yang ditanam, tetapi dari tingkat keberlangsungan dan pertumbuhannya. 

Sehingga berbagai upaya dilakukan untuk mendukung pertumbuhan jutaan pohon yang telah ditanam tersebut. 

Upaya yang dilakukan seperti mendorong adanya pemeliharaan berkala, monitoring, serta dokumentasi sebagai bentuk akuntabilitas dan komitmen bersama.

Sumber: Tribun Ambon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved