Video Viral
Minta Hapus dan Stop Sebarkan Video, GGEP: Tidak Bagus Dijadikan Konsumsi Publik
Setelah memilih bungkam selama beberapa waktu, GGEP menyampaikan klarifikasi sekaligus permohonan terbuka kepada
Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Fandi Wattimena
Ia menyatakan tidak pernah berkomunikasi, bertemu, ataupun memiliki hubungan apa pun dengan mereka.
“Saya tidak ada komunikasi, belum pernah ketemu, dan tidak kenal sama sekali dengan mereka,” katanya.
Diberitakan sebelumnya, publik dihebohkan dengan beredarnya sejumlah potongan video yang diduga memuat adegan asusila sesama jenis.
Video tersebut dengan cepat menyebar dan menjadi perbincangan hangat di media sosial, khususnya di wilayah Maluku.
Dalam rekaman itu, terlihat jelas wajah seorang TikToker lokal berinisial GEGP yang cukup dikenal di Kota Ambon.
Berdasarkan penelusuran, terdapat sedikitnya tiga potongan video dengan durasi masing-masing 7 detik, 46 detik, dan 54 detik.
Video tersebut diduga direkam di dalam sebuah kamar dengan alas sprei berwarna hijau tua.
Dalam salah satu adegan, GEGP tampak mengenakan kaos hitam, sementara lawan mainnya terlihat seorang remaja pria berkaos putih yang diduga masih berusia di bawah 17 tahun.
Hingga kini, identitas remaja tersebut belum diketahui secara pasti.
Selain itu, dalam salah satu potongan video juga tampak sosok pria lain yang diduga berperan sebagai perekam adegan.
Kasus ini masih terus menjadi sorotan publik. Sementara itu, aparat penegak hukum disebut tengah mendalami berbagai aspek yang berkaitan dengan video viral tersebut
Termasuk dugaan penyebaran konten asusila dan kemungkinan pelanggaran hukum lain yang menyertainya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/GEGP-Viral.jpg)