Ambon Hari Ini
Ekonomi Maluku Tumbuh 3,49 Persen di Akhir 2025, Ini Penyebabnya
Berdasarkan Data Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi Maluku tumbuh 3,49 Persen dibandingkan triwulan III 2025.
Penulis: Maula Pelu | Editor: Mesya Marasabessy
Ringkasan Berita:
- Perekonomian Provinsi Maluku menunjukkan kinerja positif pada triwulan IV-2025 dibanding triwulan III-2025 (q-to-q).
- Berdasarkan Data Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi Maluku tumbuh 3,49 Persen dibandingkan triwulan III 2025.
- Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Maluku Martije pattiwaillapia mengungkapkan pertumbuhan tersebut terjadi pada hampir seluruh lapangan usaha.
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Maula M Pelu
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Perekonomian Provinsi Maluku menunjukkan kinerja positif pada triwulan IV-2025 dibanding triwulan III-2025 (q-to-q).
Berdasarkan Data Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi Maluku tumbuh 3,49 Persen dibandingkan triwulan III 2025.
Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Maluku Martije pattiwaillapia mengungkapkan pertumbuhan tersebut terjadi pada hampir seluruh lapangan usaha.
Hanya satu sektor yang mengalami kontraksi dibandingkan triwulan sebelumnya yakni Pertambangan dan Penggalian.
"Secara umum, pertumbuhan ekonomi Maluku pada triwulan IV-2025 cukup baik dan ditopang oleh sebagian besar lapangan usaha," ujar Martije pattiwaillapia dalam peluncuran berita resmi statistik di kantor BPS Provinsi Maluku, Passo, Kota Ambon awal Februari 2026.
Adapun sektor dengan pertumbuhan tertinggi secara q-to-q adalah pengadaan listrik dan gas yang melonjak 12,63 persen. Disusul jasa keuangan dan asuransi sebesar 9,80 persen, serta jasa lainnya yang tumbuh 8,35 persen.
Meski mengalami dinamika pertumbuhan Martije pattiwaillapia menjelaskan struktur PDRB Maluku triwulan IV-2025 tidak mengalami perubahan berarti. Perekonomian Daerah masih didominasi oleh sektor-sektor utama.
Baca juga: Cloud 9 Hadir di Zest Ambon, Sajikan Panorama Kota dan Sunset Terindah
Baca juga: Banjir Rendam Kampung Buton Limumir, Warga Keluhkan Tak Ada Penanganan
Lapangan usaha pertanian, kehutanan, dan perikanan tetap menjadi kontributor terbesar dengan andil 23,52 persen.
Selanjutnya administrasi pemerintahan, pertahanan, dan jaminan sosial wajib sebesar 20,10 persen, perdagangan besar dan eceran serta reparasi mobil dan sepeda motor sebesar 14,88 persen serta konstruksi sebesar 7,92 Persen.
"Keempat lapangan usaha tersebut menyumbang 66,44 persen terhadap total perekonomian Maluku," jelasnya.
Sementara itu bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya dalam (Year on Year/ Y-on-Y), ekonomi Maluku pada triwulan IV-2025 tumbuh lebih tinggi yakni 5,44 persen.
Pertumbuhan y-on-y tertinggi justru dicatat oleh Pertambangan dan Penggalian yang meleset 20,49 Persen, diikuti jasa keuangan dan asuransi sebesar 15,40 persen, serta pengadaam listrik dan gas yang tumbuh 13,39 persen.
Secara kumulatif, ekonomi Maluku sepanjang triwulan IV-2025 dibandingkan triwulan IV-2024 juga menunjukkan tren positif dengan pertumbuhan 4,56 persen (cumulatife to cumulatife/ c-to-c).
Seluruh lapangan usaha mencatat pertumbuhan, dengan sektor jasa keuangan dan asuransi menjadi yang tertinggi sebesar 7,38 persen.
Disusul perdagangan besar dan eceran serta reparasi kendaraan sebesar 6,82 persen, serta pertanian, kehutanan, dan perikanan yang tumbuh 6,42 persen.
Capaian ini tentu menunjukkan ekonomi Maluku tetap resilien ditengah dinamika sektoral, sekaligus membuka peluang penguatan sektor jasa dan energi Sebagai motor pertumbuhan kedepan. (*)
| Dinkes Maluku Evaluasi 30 Rumah Sakit, Soroti Krisis Obat dan Pelayanan |
|
|---|
| Minim Penerangan, Evakuasi Korban Lompat dari JMP Berlangsung Dramatis |
|
|---|
| Ibu Muda di Pulau Haruku Bunuh Bayi Usai Lahiran, Hakim Vonis 8 Tahun Penjara |
|
|---|
| Perkembangan Transportasi Udara di Maluku, dari Penumpang hingga Barang Alami Penurunan |
|
|---|
| Sampah Menumpuk di Kawasan Gunung Malintang, Warga Protes dan Blokade Jalan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Maritjwee.jpg)