Kebakaran di Ambon
8 Ruko Blok G Pasar Batu Merah Terbakar, Total Kerugian Ditaksir Mencapai Rp 4 Miliar
Kapolresta Ambon, Kombes Pol. Yoga Putra Prima Setya mengungkapkan meskipun tidak menimbulkan korban jiwa,
Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis
AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Si jago merah melalap delapan unit Ruko di Blok G Pasar Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Jumat (12/9/2025) siang.
Kapolresta Ambon, Kombes Pol. Yoga Putra Prima Setya mengungkapkan meskipun tidak menimbulkan korban jiwa, insiden ini mengakibatkan kerugian materiil yang sangat besar.
Total kerugian ditaksir mencapai Rp. 3 hingga 4 Miliar.
"Sejauh ini tidak ada korban jiwa, tetapi kerugian ditaksir mencapai Rp. 4 Miliar," ungkapnya.
Lanjutnya, penyelidikan awal kepolisian mengarah pada dugaan bahwa penyebab utama kebakaran hebat ini adalah arus pendek listrik (korsleting) pada kabel yang terdapat di lantai satu ruko pertama yang terbakar.
Kebakaran ini berdampak pada delapan properti komersil dengan tingkat kerusakan yang signifikan.
Baca juga: Kebakaran Hebat Hanguskan 8 Rukodi Pasar Batu Merah, Dugaan Sementara Akibat Korsleting Listrik
Baca juga: Sidang di PN Namlea: Dua Eks Pejabat Bursel Terbukti Bersalah, JPU Ajukan Tuntutan 5 Bulan
Berikut rincian ruko yang terdampak:
Ruko Hangus Total:
- Ruko Blok G milik Muhammad Saleh Ain (gudang pecah belah/plastik).
- Ruko Blok G milik Hj. Kamla (gudang pecah belah/plastik).
- Dua Ruko Blok G milik Ibrahim (barang pecah belah/plastik) hangus seluruhnya.
Ruko Rusak Sebagian:
- Toko Hasil Bumi milik Kevin (plafon lantai 2 hangus terbakar).
- RM. Minang Raya milik Naharudin (plafon lantai 2 hangus dan dinding belakang rusak ringan).
- Toko Percetakan dan Printing milik Hasan Umagap (lantai 2 hangus terbakar).
- Toko Kentang dan Wortel milik Irwan (plafon atap lantai 2 hangus).
- Ruko Blok G yang dikontrak oleh Bank Negara Indonesia (BNI) Cabang Pasar Mardika (lantai 3 hangus terbakar).
Selain kerugian materiil, tercatat dua petugas Damkar, Firno Luhukay dan Frangklin Litaay, mengalami kecelakaan kerja.
Firno Luhukay, terjatuh dari tangga saat proses pemadaman sedangkan rekannya Frangklin Litaay, telapak kaki kanan terkena paku.
Namun, kini keduanya dilaporkan dalam kondisi telah membaik.
Sampai pukul 17.30 WIT, kepolisian telah memasang Police Line dan melanjutkan proses penyelidikan untuk memverifikasi sumber api serta kerugian pasti yang diderita para korban.
Diberitakan sebelumnya, total delapan unit Ruko di Blok G Pasar Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, hangus dilalap si jago merah, Jumat (12/12/2025).
Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Kombes Pol. Yoga Putra Prima Setya, menjelaskan bahwa api berawal dari satu unit Ruko Blok G No. 179 milik Muhammad Saleh Ain (54).
Ruko tersebut disewakan oleh La Piudin dan difungsikan sebagai gudang penyimpanan barang pecah belah dan plastik.
Lantaran angin bertiup cukup kencang, api kemudian merambat dengan cepat ke sejumlah ruko di sekitarnya.
Setelah mendapat laporan, tiga unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Ambon tiba sekitar pukul 12.40 WIT di lokasi dan langsung memulai upaya pemadaman.
Aparat kepolisian dari Polsek Sirimau dan Polresta Ambon tiba di lokasi guna mengamankan TKP sekaligus mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi.
Api baru berhasil dipadamkan sepenuhnya pada Pukul 14.50 WIT setelah pengerahan total 8 unit Damkar Kota Ambon dan 1 unit water cannon Dit Samapta Polda Maluku.
Hingga Pukul 16.50 WIT, dua unit Damkar masih bersiaga untuk pendinginan lanjutan.
Beruntungnya, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka serius dari warga atau pedagang. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Ruko-Blok.jpg)