Senin, 8 Juni 2026

Selebrasi Maluku

Piala Dunia 2026, Kapolsek Sirimau: NKRI Harga Mati Tapi Saya Fans Berat Jerman

Meski memiliki tim favorit, perwira polisi ini menegaskan kecintaannya terhadap sepak bola tidak mengurangi rasa nasionalismenya sebagai WNI.

Tayang:
Istimewa/Bastian Tuhuteru
PIALA DUNIA - Kapolsek Sirimau, Iptu Bastian Tuhuteru, mengaku sebagai penggemar berat Tim Nasional Jerman dalam Piala Dunia 2026. 

Meski Piala Dunia 2026 akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko dengan kondisi cuaca serta lingkungan pertandingan yang berbeda dibandingkan Eropa, Bastian tetap optimistis Jerman mampu tampil maksimal.

Menurutnya, pengalaman panjang dan tradisi kuat yang dimiliki Jerman di ajang Piala Dunia menjadi modal penting untuk kembali bersaing di level tertinggi.

"Saya melihat Jerman layak menjadi juara Piala Dunia 2026. Walaupun dimainkan di Benua Amerika dengan kondisi yang berbeda, saya percaya Jerman bisa tampil terbaik, masuk final, dan meraih trofi Piala Dunia 2026," katanya penuh keyakinan.

Di tengah euforia sepak bola yang mulai meningkat, Bastian juga mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya Piala Dunia.

Ia memperkirakan berbagai kegiatan seperti nonton bareng, konvoi kendaraan, hingga pawai kemenangan akan mewarnai suasana selama turnamen berlangsung.

Karena itu, masyarakat diminta tetap mematuhi aturan lalu lintas dan tidak melakukan tindakan yang berpotensi mengganggu keamanan maupun kenyamanan publik.

"Walaupun sebentar nanti ada konvoi atau nonton bareng, saya mengimbau masyarakat untuk menjaga ketertiban. Gunakan helm saat berkendara maupun berkonvoi, jangan balap-balapan, dan tetap patuhi aturan lalu lintas," tegasnya.

Lebih lanjut, Kapolsek Sirimau mengajak seluruh pendukung sepak bola untuk menjadikan Piala Dunia sebagai ajang mempererat persaudaraan, bukan sebaliknya.

Menurutnya, perbedaan pilihan tim nasional merupakan hal yang wajar dalam olahraga. Namun, perbedaan tersebut tidak boleh menjadi pemicu konflik maupun perpecahan di tengah masyarakat.

"Boleh menjadi fans negara tertentu, tetapi kita semua orang bersaudara. Jangan sampai karena sepak bola lalu merusak hubungan antarsaudara," ujarnya.

Ia secara khusus mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai persaudaraan yang selama ini menjadi kekuatan masyarakat Maluku.

"Hubungan pela gandong harus tetap dijaga. Kerukunan masyarakat harus terus dipelihara, khususnya di wilayah hukum Sirimau," tandas Bastian.

Dengan semangat sportivitas dan persaudaraan, Kapolsek Sirimau berharap Piala Dunia 2026 dapat menjadi hiburan yang menyatukan masyarakat sekaligus menghadirkan suasana aman, tertib, dan penuh kebersamaan di Kota Ambon.(*)

Sumber: Tribun Ambon
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved