Ambon Hari Ini
14 Hari Berlalu, Pemkot Masih Cari Pengembang BTN Gadihu Indah di Negeri Batu Merah
Pasalnya hingga saat ini pengambang perumahan itu masih dalam proses pencarian untuk dimintai pertanggungjawabannya.
Penulis: Novanda Halirat | Editor: Fandi Wattimena
Ringkasan Berita:
- Penanganan pasca bencana longsor di BTN Gadihu, Negeri Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon masih belum menemukan titik terang.
- Pasalnya hingga saat ini pengembang perumahan itu belum hadir untuk memberi penjelasan sekaligus untuk dimintai pertanggungjawaban.
- Pemerintah kota melalui OPD terkait masih mencari keberadaan pengembang.
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Novanda Halirat
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Penanganan pasca bencana longsor di BTN Gadihu, Negeri Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon masih belum menemukan titik terang.
Pasalnya hingga saat ini pengembang perumahan itu belum hadir untuk memberi penjelasan sekaligus untuk dimintai pertanggungjawaban.
Kepada TribunAmbon.com, Pelaksana Tugas (Plt) Robert Sapulette saat mengaku masih mencari siapa pengembang perumahan yang kini amblas tak tersisa.
"Kita sudah berkoordinasi untuk melakukan proses pemanggilan, kita masih terus mencari," ujarnya, Kamis (22/5/2026).
Ia menegaskan tanggung jawab perumahan masih menjadi kewenangan pengembang, karena belum ada penyerahan kepada Pemerintah Kota Ambon.
Sebagai informasi, peristiwa naas ini terjadi pada Jumat (8/5/2026) lalu itu, menyebabkan 1 unit rumah ambruk dan 9 lainnya rusak.
Baca juga: Jalan Rusak di Negeri Hatu Kian Parah, Warga Resah: Sudah Bertahun-tahun Tak Diperbaiki
Baca juga: Tak Hanya Dipolisikan, Raja Negeri Suli Dilaporkan ke Bupati dan Inspektorat Kabupaten Maluku Tengah
Sehari pasca kejadian itu, tepatnya pada Sabtu (9/5/2026) Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena terjun untuk meninjau lokasi longsor tersebut.
Berdasarkan hasil pemantauan, Wali Kota menyebutkan pembangunan ini tidak memenuhi aspek pertimbangan teknis pembangunan.
"Namun yang hari ini terjadi adalah kita melihat pembangunan yang menurut saya tidak memenuhi aspek pertimbangan teknik yang begitu baik dari pemerintah," tuturnya.
Beberapa upaya penanggulangan tanggap darurat bencana saat itu telah dilakukan Pemkot Ambon kepada korban.
Dengan memberikan logistik berupa tempat tidur, selimut dan makanan siap saji.
Bodewin mengimbau masyarakat untuk tidak membangun rumah pada lereng-lereng bukit yang dapat membahayakan diri sendiri dan banyak orang. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Sekot-Robert-x.jpg)