Selasa, 21 April 2026

Pelindo

Progres Lampaui Target, Tak Lama Lagi Wajah Baru Terminal Penumpang Pelabuhan Ambon Bisa Dinikmati

Di jantung Maluku, proyek transformasi Terminal Penumpang Pelabuhan Ambon kini tengah dipacu untuk menjadi ikon

Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Fandi Wattimena
Istimewa/PELINDO AMBON
PELABUHAN AMBON - General Manager Regional 4 Ambon, Zahlan dan perwakilan proyek engineering Wahyu Ari Prabowo saat menjelaskan progres pembangunan transformasi Terminal Penumpang Pelabuhan Yos Sudarso Ambon, Rabu (17/12/2025). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, konektivitas laut bukan sekadar pilihan, melainkan urat nadi ekonomi. 

Di jantung Maluku, proyek transformasi Terminal Penumpang Pelabuhan Ambon kini tengah dipacu untuk menjadi ikon baru layanan maritim di kawasan Indonesia Timur.

Hingga pertengahan Desember 2025, proyek strategis ini menunjukkan tren positif. 

Memasuki minggu ke-21 pelaksanaan, capaian fisik dilaporkan telah menyentuh angka 5,59 persen.

Angka ini melampaui target awal sebesar 4,63 persen, mencatatkan deviasi positif yang membuktikan akselerasi pekerjaan di lapangan berjalan efektif.

General Manager Regional 4 Ambon, Zahlan menyatakan bahwa kendali proyek saat ini masih berada di atas jalur yang direncanakan.

Baca juga: HUT ke-22 SBT, Bupati Fachri: Lapangan Kerja dan Infrastruktur Belum Merata

Baca juga: Kabar Baik! STKIP Samaritan Malteng Bakal Tambah Prodi BK dan Manajemen PAK

Optimisme ini akan dibawa ke tahun 2026 dengan target yang lebih ambisius.

Pada Triwulan I 2026 (Januari–Maret), proyek ditargetkan mencapai progres kumulatif sebesar ±30 persen. 

Tahapan ini akan menjadi fondasi krusial yang meliputi:

  1. Pekerjaan tanah dan struktur pondasi.
  2. Konstruksi struktur lantai 1 dan 2.
  3. Pekerjaan arsitektur dan sistem plumbing.

"Progres pekerjaan saat ini berada di atas rencana. Ini bukti bahwa pengendalian proyek berjalan dengan baik dan tetap dalam koridor perencanaan," ujar Zahlan, Rabu (17/12/2025).

Menepis Isu, Mengedepankan Tata Kelola (GCG)

Perjalanan proyek besar tentu tak lepas dari tantangan. 

Pada awal Desember 2025, sempat terjadi kendala pasokan beton curah dan masalah teknis operasional. 

Namun, langkah cepat diambil melalui koordinasi intensif antara GM Pelabuhan Ambon, UPP Regional 4 Pelindo, Konsultan APN, hingga PT PPI.

Menanggapi berbagai isu eksternal yang beredar—mulai dari tudingan nepotisme, penghentian mandor, hingga kapasitas finansial subkontraktor lokal. 

Pihak manajemen memberikan klarifikasi tegas.

Wahyu Ari Prabowo, perwakilan proyek engineering, menegaskan bahwa seluruh dinamika di lapangan ditangani dengan prinsip kehati-hatian (prudence) dan Good Corporate Governance (GCG).

"Seluruh proses pengadaan barang dan jasa dilaksanakan sesuai ketentuan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) dan telah dinyatakan layak, baik secara teknis maupun finansial," tegas Wahyu.

Revitalisasi Terminal Penumpang Pelabuhan Ambon dirancang untuk menghadirkan fasilitas modern berstandar nasional yang aman dan nyaman. 

Kehadirannya diproyeksikan memberikan dampak berganda (multiplier effect):

  • Collector Port: Memperkuat posisi Ambon sebagai hub utama logistik Maluku.
  • Konektivitas: Memperlancar mobilitas penumpang antar-pulau di wilayah hinterland.
  • Pariwisata: Menjadi gerbang utama pendukung pariwisata bahari kelas dunia di Maluku.

Dengan komitmen pada mutu, waktu, dan biaya, Terminal Penumpang Pelabuhan Ambon dipersiapkan bukan hanya sebagai tempat transit.

Tetapi sebagai etalase kemajuan maritim yang akan mendorong pemerataan ekonomi di wilayah Timur Indonesia. (*) 

 

Sumber: Tribun Ambon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved