Jumat, 24 April 2026

Pemkot Ambon

Pemkot Ambon Tinjau Pemasangan Trash Boom di Sungai Wairuhu Galala

Wattimena menjelaskan bahwa jaring penahan sampah dipasang sebagai langkah strategis untuk mengurangi sampah plastik dan material lain.

Penulis: Novanda Halirat | Editor: Mesya Marasabessy
Istimewa
PEMKOT AMBON- Potret Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena saat meninjau lokasi pemasangan jaring penahan sampah di sungai Wairuhu Galala-Hative Kecil, Kota Ambon, Rabu (10/12/2025). 

Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Novanda Halirat 

AMBON, TRIBUNAMBON.COM- Pemerintah Kota Ambon meninjau pemasangan jaring penahan sampah atau trash boom di sungai Wairuhu, kawasan Galala-Hative Kecil, Kota Ambon, Rabu (10/12/2025). 

Pemasangan ini sebagai upaya untuk mengendalikan sampah di kawasan Teluk Ambon. 

Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP), Dinas PUPR, Dinas Perkim, Kasatpol PP, Raja Hative Kecil, Kepala Desa Galala, serta manajemen PT Million Limbah Ambon selaku mitra pelaksana yang turut meninjau langsung pemasangan trash boom.

Wattimena menjelaskan bahwa jaring penahan sampah dipasang sebagai langkah strategis untuk mengurangi sampah plastik dan material lain yang terbawa arus sungai hingga ke perairan Teluk Ambon.

Dikatakannya untuk sungai-sungai yang bermuara ke teluk selama ini menjadi jalur utama masuknya sampah harus pendapatkan tindakan pada titik krisis. 

“Hari ini beta bersama sejumlah pimpinan OPD, pemerintah negeri dan desa, serta PT Million Limbah Ambon, menyaksikan langsung pemasangan jaring penahan sampah di Sungai Wairuhu. Semoga fasilitas ini dapat membantu mengurangi sampah plastik yang masuk ke Teluk Ambon,” ujar Wattimena.

Baca juga: Parkiran Pasar Mardika Semrawut, Kadishub Ambon Sebut Kewenangan Ada di Pemprov Maluku

Baca juga: Disediakan untuk Warga, Tempat Sampah DLH Buru Malah Dibakar hingga Tinggal Rangka

Lebih lanjut dikatakannya, Pemkot akan berfokus pada kesehatan ekosistem teluk Ambon yang selama ini tertekan dengan limbah dan sampah. 

Sehingga pengendalian sampah di hulu sungai menjadi fokus yang terus diperkuat dari tahun ke tahun hingga saat ini. 

Selain itu, Wattimena juga mengajak masyarakat untuk ikut ambil bagian dengan tidak membuang sampah sembarangan, terutama di sungai dan bantaran pemukiman.
 
"Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan warga," tambahnya. 

Disisi lain, untuk memastikan alat tersebut berfungsi optimal, Pemkot Ambon telah menetapkan petugas khusus yang bertugas merawat dan memelihara jaring penahan tersebut. 

Termasuk memantau jenis sampah yang tertahan saat debit air sungai meningkat.

Program pemasangan jaring penahan sampah akan diperluas ke beberapa sungai lain di Kota Ambon, disesuaikan dengan tingkat kebutuhan serta kondisi lapangan.

“Hari ini kita pasang di Sungai Wairuhu. Sebelumnya sudah di Waiheru dan Waitomu,” tungkasnya.

Dirinya berharap pemasangan jaring penahan sampah ini dapat diperluas ke sungai-sungai lain di Kota Ambon, untuk meningkatkan kualitas lingkungan pesisir dan laut. 

“Mungkin tahun depan seluruh sungai di kota ini sudah terpasang jaring penahan sampah, yang terpenting adalah jumlah sampah yang tertahan semakin berkurang, karena itu pertanda kesadaran masyarakat sudah semakin baik,” tutupnya. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved