Minggu, 26 April 2026

SMA Negeri 1 Ambon

SMA Negeri 1 Ambon Peringati Guru Nasional dan HUT PGRI ke-80, Begini Pesan Kemendikdasmen RI

Upacara peringatan ini dipimpin oleh Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Ambon, Dra.E. Laturiuw yang berlangsung di  lapangan lapangan sekolah.

Penulis: Novanda Halirat | Editor: Mesya Marasabessy
TribunAmbon.com/ Novanda Halirat/Novanda Halirat
UPACARA HGN DAN PGRI KE-80 TAHUN 2025- Potret Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Ambon, Dra. E. Laturiuw saat membacakan amanat Mentri Pendidikan Dasar dan Menengah dalam upaya peringatan Hari Guru Nasional dan Hari PGRI ke-80 tahun 2025, berlangsung di lapangan SMA Negeri 1 Ambon, Selasa (25/11/2025). 

Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Novanda Halirat 

AMBON, TRIBUNAMBON.COM- SMA Negeri 1 Ambon memperingati Hari Guru Nasional dan HUT Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Ke-80 Tahun 2025. 

Peringatan Hari Guru Nasional tahun 2025 ini dengan tema "Guru Hebat Indonesia Kuat". 

Upacara peringatan ini dipimpin oleh Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Ambon, Dra.E. Laturiuw yang berlangsung di  lapangan lapangan sekolah, Selasa (25/11/2025). 

Para dewan guru dan pegawai di sekolah menggunakan busana etik Maluku. 

Selain itu, menariknya untuk petugas upacara seluruhnya oleh dewan guru SMA Negeri 1 Ambon

Dalam Amanat Mentri Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang dibacakan oleh Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Ambon, Dra. A. Laturiuw, dikatakan selama satu tahun kepempimpinan presiden dan wakil presiden Republik Indonesia, Prabowo - Gibran telah meningkatkan kualifikasi, kompetensi dan kesejahteraan guru tahun 2025. 

Baca juga: HGN 2025 di Kabupaten Buru: PGRI Minta Negara Perkuat Perlindungan Hukum bagi Guru

Baca juga: Mendagri Tito Karnavian dan Rombongan Tiba di Pulau Banda Maluku Tengah 

Dengan memberikan beasiswa kepada 12. 500 guru untuk melanjutkan studi S1, melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau. 

"Pemerintah memberikan beasiswa sebesar Rp. 3 juta per semester bagi guru yang belum berpendidikan D.IV/S.1 untuk melanjutkan studi S1 melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau untuk 12.500 guru," katanya saat membacakan amanat. 

Selain itu dalam sambutan yang dibacarakan, pemerintah telah meningkatkan kesejahteraan guru dengan memberikan tunjukan sebesar Rp. 2juta per bulan untuk guru non ASN dan satu kali untuk guru-guru ASN. 

Sedangkan bagi guru honorer diberikan insentif sebanyak Rp. 3 ratus rupiah per bulannya. Semua Tunjungan tersebut diberikan langsung kepada penerima. 

"Pemerintah memberikan tunjangan sertifikasi sebesar dua juta rupiah per bulan untuk guru non Aparatur Sipil Negara (ASN) dan satu kali gaji pokok untuk guru-guru ASN. Bagi guru honorer diberikan insentif sebesar 300.000 rupiah per bulan. Semua tunjangan dan insentif ditransfer langsung ke rekening guru," tambahnya. 

Namun kabar gembira bagi para guru dalam amanat  Kemendikdasmen dalam amanat yang dibacakan, mengatakan bahwa pada tahun 2026 pemerintah berkomitmen untuk memberikan yang terbaik bagi para guru. 

Komitmen yang disampaikan yakni memberikan beasiswa kepada 150. 000 guru, ada juga tunjangan guru honorer dinaikan. 

"Tahun 2026, kesempatan melanjutkan studi dengan beasiswa dibuka untuk 150.000 guru. Tunjangan guru honorer dinaikkan dari 300.000 rupiah menjadi 400.000 rupiah. Tugas administratif guru dikurangi, kewajiban mengajar tidak mutlak 24 jam, ada satu hari belajar guru dalam sepekan," tungkasnya. 

Sumber: Tribun Ambon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved