Pemda Malteng
Bupati Malteng Hadiri Panen 3 Hektar Jagung Hibrida Produksi BUMNEG Tehoru
Kehadiran Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam mendukung program swasembada pangan di daerah.
Penulis: Silmi Sirati Suailo | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Silmi Sirati Suailo
MALTENG, TRIBUNAMBON.COM - Badan Usaha Negeri (BUMNEG) Tehoru di Kecamatan Tehoru berhasil memproduksi jagung hibrida pada lahan seluas kurang lebih tiga hektar.
Tepat, Minggu (12/4/2026), Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir menghadiri panen jagung produksi BUMNEG tersebut yang berlokasi di wilayah Kawanua, Negeri Tehoru.
Kehadiran Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam mendukung program swasembada pangan di daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Maluku Tengah menyampaikan apresiasi atas kerja keras para petani dan semua pihak yang terlibat dalam pengelolaan lahan hingga berhasil memasuki masa panen.
Ia menilai, keberhasilan ini tidak lepas dari kolaborasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, serta masyarakat.
“Ini adalah langkah positif yang harus terus didorong. Kegiatan seperti ini tidak boleh berhenti di sini, tetapi harus diseriusi dan dikembangkan agar memberi dampak nyata bagi ketahanan pangan daerah,” ujar Bupati.
Baca juga: SMA Negeri 1 Ambon Terapkan Ujian Berbasis Komputer, 528 Siswa Ikut Ujian Sekolah
Baca juga: DPRD Malteng Kebut Ranperda Negeri, Target Rampung di Masa Sidang II 2026
Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah bersama Pemerintah Provinsi memiliki komitmen yang kuat dalam mendukung sektor pertanian sebagai salah satu pilar utama pembangunan.
"Upaya peningkatan produksi pangan, termasuk jagung penting untuk menjaga stabilitas ekonomi masyarakat sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah," tukas Zulkarnain.
Panen jagung di Negeri Tehoru ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi wilayah lain di Kabupaten Maluku Tengah untuk terus mengembangkan potensi pertanian yang dimiliki.
Dengan dukungan yang berkelanjutan, sektor pertanian diyakini mampu menjadi penggerak utama kesejahteraan masyarakat. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Awat-Jagung.jpg)