Senin, 13 April 2026

SBT Hari Ini

Pasca Hujan Deras, 3 Rumah Di Dusun Airsuat Kota Bula Terendam Banjir

Sebanyak tiga rumah di Dusun Airsuat, Kota Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) terendam banjir.

Penulis: Haliyudin Ulima | Editor: Mesya Marasabessy
Haliyudin Ulima
BANJIR - Petugas Damkar SBT saat menguras banjir pada salah satu rumah warga di Dusun Airsuat, Kota Bula, Kabupaten SBT, Maluku, Kamis (21/8/2025). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Haliyudin Ulima 

BULA, TRIBUNAMBON.COM - Sebanyak tiga rumah di Dusun Airsuat, Kota Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), direndam banjir, Kamis (21/8/2025).

Pantauan Tribunambon.com di lokasi sekitar pukul 16:00 WIT, seisi rumah telah direndam banjir mulai dari halaman depan hingga belakang, termasuk ruang tamu, hingga kamar.

Ketinggian air nyaris mencapai lutut orang dewasa pada titik paling terdalam.

Baca juga: Chord Gitar Dirantau - Eki Voland: Nan Hinggok Juo Dibadan, Sansai . . .

Masing-masing dari pemilik rumah telah mengevakuasi sejumlah perabotan rumah tangga mereka sejak intensitas hujan kian deras.

Sementara itu, petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) setempat telah hadir dilokasi setelah mendapat laporan dari warga setempat.

Para petugas datang menggunakan satu unit mobil Damkar dengan satu buah mesin penyedot air yang digunakan secara bergantian dari rumah ke rumah.

Indra Aldiansyah (51) salah satu dari pemilik rumah menyebut, banjir terjadi akibat intensitas hujan deras yang mengguyur kota Bula sejak pagi hingga sore hari.

Baca juga: Dinkes SBT Soroti Absensi dan Laporan Puskesmas sebagai Dasar Penindakan Istri Ketua KPU

"Karena hujan sudah dari pagi makanya banjir begini, air masuk dari dapur sampai ke depan rumah, di dalam kamar semu juga banjir," ujarnya saat diwawancarai TribunAmbon.com di lokasi. 

Dirinya mengaku, kejadian serupa bulan kali pertama terjadi, namun setiap kali musim hujan, sejumlah rumah di kawasan tersebut turut terendam banjir.

"Setiap kali hujan pasti begini, karena memang lokasi juga dekat dengan drainase-drainase yaang tersumbat, sehingga air gampang masuk ke rumah-rumah warga," jelasnya.

Lebih lanjut dirinya mengakui, akibat lokasi tersebut yang telah menjadi langganan banjir, perhatian pemerintah daerah setempat mesti sigap menanggapi hal itu.

Hal itu bertujuan agar mengantisipasi banjir-banjir selanjutnya yang dinilai merugikan masyarakat setempat.

"Ini bukan baru sekali terjadi, seharusnya sudah ada pengerjaan terhadap got-got di sekitar ruas jalan ini, karena memang penyebabnya dari situ, tidak ada aliran yang bagus buat airnya mengalir ke laut," bebernya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved