Jumat, 15 Mei 2026

Buru Hari Ini

Terbengkalai, Aktivitas Pasar Baru Lala Namlea Bakal Diaktifkan Kembali

Kondisi Pasar Baru Lala, Kota Namlea, Kabupaten Buru kini tampak terbengkalai dan sepi aktivitas jual beli.

Tayang:
Penulis: Ummi Dalila Temarwut | Editor: Mesya Marasabessy
Ummi Temarwut
KONDISI PASAR BARU LALA - Tampak Depan kondisi Pasar Baru Lala terbengkalai dan tidak ada aktivitas jual beli, Sabtu (2/8/2025). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Ummi Dalila Temarwut

NAMLEA, TRIBUNAMBON.COM - Kondisi Pasar Baru Lala, Kota Namlea, Kabupaten Buru kini tampak terbengkalai dan sepi aktivitas jual beli.

Pantauan TribunAmbon.com pukul 10.00 WIT Sabtu (2/8/2025), tampak plafon pasar telah rusak dan dinding dipenuhi tulisan.

Kondisi lingkungan sekitara pasar dipenuhi rumput liar dan tidak dan tidak ada transaksi jual beli.

Baca juga: Pengurus Unit Sektor Filadelfia Bersihkan Area Terminal Transit Passo Ambon

Bangunan pasar yang berdiri sejak tahun 2008 itu kini lebih banyak ditumbuhi semak dan jarang digunakan, meski pernah sempat menjadi pusat aktivitas perdagangan.

Taher Mukadar, warga sekitar mengungkapkan bahwa saat pertama kali diresmikan, pasar ini sempat ramai oleh aktivitas pedagang dan pembeli.

Namun, kondisi tersebut tidak berlangsung lama.

"Pasar ini cuma bertahan dua tahun. Setelah itu, pedagang satu per satu mulai meninggalkan tempat ini karena pembeli sepi. Mereka lebih memilih kembali ke pasar lama," kata Mukadar kepadaa TribunAmbon.com, Sabtu (2/8/2025).

Baca juga: Prakiraan Cuaca Provinsi Maluku Sabtu 2 Agustus: Sebagian Wilayah Hujan, Cerah dan Berawan

Menurut Taher, alasan utama para pedagang kembali ke pasar lama adalah letak geografis dan kepadatan penduduk yang lebih tinggi di wilayah tersebut, dibandingkan dengan lokasi Pasar Baru

“Di pasar lama, pembelinya lebih banyak. Di sini (pasar baru), jarang orang lewat, jadi dagangan tidak laku,” jelasnya.

Namun, ada angin segar terkait masa depan Pasar Baru.

Taher mengatakan, dengan dilantiknya Bupati Buru sekarang, pemerintah berencana mengaktifkan kembali pasar tersebut sebagai salah satu pusat perdagangan di Namlea.

Sebagai langkah awal, Pemerintah Kabupaten Buru mulai menerapkan kegiatan kerja bakti rutin setiap hari Jumat.

"Bupati sekarang setelah dilantik, tugaskan untuk seluruh instansi kerja bakti di setiap hari Jumat untuk aktifkan kembali," tambahnya.

 Seluruh instansi terkait dijadwalkan untuk membersihkan area pasar secara bertahap.

Taher berharap,semoga Upaya ini mampu menghidupkan kembali perdagangan di wilayah tersebut, sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan infrastruktur publik yang selama ini terbengkalai. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved