Malra Hari Ini
Longsor di Kei Besar, Bupati Malra Gercep Tinjau Lokasi Bencana
Kedatangan Bupati rombongan untuk menyikapi laporan atas bencana longsor di wilayah tersebut.
Penulis: Megarivera Renyaan | Editor: Ode Alfin Risanto
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Megarivera Renyaan
LANGGUR, TRIBUNAMBON.COM - Bupati Maluku Tenggara (Malra) Muhammad Thaher Hanubun, menggandeng Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Dinas teknis terkait meninjau lokasi bencana di Kecamatan Kei Besar Utara Barat.
Kedatangan rombongan untuk menyikapi laporan atas bencana longsor di wilayah tersebut.
"Kehadiran kami disambut hangat, ini bentuk kedekatan emosional antara pemerintah dan masyarakat," ungkapnya, Kamis (31/7/2025).
Baca juga: Lebih Dari Seratus Jurnalis Maluku Papua Siap Berkompetisi di Anugerah Jurnalistik Pertamina 2025
Baca juga: Alun-Alun Tita Fena Bupolo Tak Terurus, Warga Harap Ada Penataan Ulang
Menurutnya, Pemkab Malra ingin memastikan penanganan cepat terhadap bencana ini dilakukan secara langsung di lapangan.
Hanubun juga melakukan peninjauan ke Ohoi Wer Frawav menggunakan perahu milik warga, karena akses darat menuju lokasi terputus. Di titik ini, jembatan utama yang menghubungkan antarwilayah terlihat rusak berat diterjang banjir.
Hanubun menegaskan, pentingnya kolaborasi antar instansi untuk percepatan perbaikan dan evakuasi warga terdampak.
Dirinya juga menginstruksikan Dinas PUPR untuk segera menyusun langkah teknis penanganan infrastruktur yang rusak.
"Ini bukan hanya soal pembangunan kembali, tapi tentang memastikan keselamatan dan kelangsungan hidup masyarakat," imbuhnya.(*)
Longsor di Kei Besar
| Launching Program Polisi Mengajar, Polres Sinergi Gandeng Dinas Pendidikan Maluku Tenggara |
|
|---|
| Gelar Sertijab, Sejumlah Pejabat Utama Polres Malra Dilantik |
|
|---|
| Pemuda di Malra Tewas Usai Dianiaya, 3 Terduga Pelaku Langsung Diamankan |
|
|---|
| Cegah Gangguan Kamtibmas, 11,3 Liter Sopi Disita Satresnarkoba Polres Maluku Tenggara |
|
|---|
| Harga Cabai Rawit di Pasar Langgur Makin Tinggi, Tembus Rp 200 Ribu per Kilo |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/tinjau-longsor.jpg)