Selasa, 7 April 2026

Tual Hari Ini

Dinas Pendidikan Tual Pastikan Penerima Bantuan Siswa Miskin Terdaftar Dapodik

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tual, Muhammad Zein Nuhuyanan pastikan penerima bantuan siswa miskin telah terdaftar di Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Megarivera Renyaan
DINAS PENDIDIKAN TUAL : Kepala Dinas Pendidikan Kota Tual, Muhammad Zein Nuhuyanan saat diwawancarai TribunAmbon.com, Selasa (29/7/2025). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Megarivera Renyaan

TUAL, TRIBUNAMBON.COM - Kepala Dinas Pendidikan Kota Tual, Muhammad Zein Nuhuyanan pastikan penerima bantuan siswa miskin telah terdaftar di Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Hal itu disampaikan saat memberikan bantuan siswa miskin secara simbolis kepada siswa di Kecamatan Dullah Selatan, Selasa (29/7/2025).

Nantinya penyerahan bantuan siswa miskin ini akan diserahkan secara langsung di tiap kecamatan yang berada di wilayah administratif Kota Tual.

"Penerima bantuan hari ini merupakan kategori siswa miskin, sesuai dengan ketentuan. Secara sistem tidak ditentukan oleh siapapun, klasifikasinya masuk dalam data Dapodik," ungkap Nuhuyanan.

Baca juga: Sungai Wai Tomu I Terus Dikeruk, Puluhan Ton Sedimen Diangkut Keluar

Menurutnya, Dinas Pendidikan langsung mengambil dari Data Periodik setiap siswa, yang ada di satuan pendidikan, jadi tidak ada unsur lainnya dalam penerima bantuan siswa miskin atau kurang mampu.

Lebih lanjut mantan Kaban Kesbangpol Tual tersebut menuturkan, bantuan yang diberikan tahun 2025 ditujukan kepada 5.585 siswa.

"Bantuan yang diberikan hari ini berupa uang tunai senilai Rp. 480 ribu. Pada medio Agustus nanti juga akan diserahkan pakaian seragam gratis, batik juga kostum, untuk siswa SD, SMP dan sederajat," terang Nuhuyanan.

Baca juga: Penerapan CSR Industri Tambang: Membangun Komunitas dari Konflik hingga Kebaikan

Dikatakan, untuk tahun 2025 anggaran yang digelontorkan Dinas Pendidikan Kota Tual senilai Rp. 2 Miliar lebih.

Pelaksanaan bantuan siswa miskin ini, juga sebagai implementasi dari visi misi kepala daerah tahun 2025-2030.

Pada poin kedua program strategisnya yakni, memberikan bantuan untuk penyelesaian studi siswa.

"Kami berharap bantuan yang diberikan pemerintah jangan disalahgunakan, ini untuk pemerataan sekaligus meniadakan kesenjangan di kalangan pelajar, juga membantu orang tua untuk memenuhi perangkat pembelajaran siswa," pungkasnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved