Malteng Hari Ini
Pantai Ina Marina Makin Jorok, Sampah Botol Plastik Mendominasi
Selain botol plastik, sampah kemasan makanan, serta puing-puing sampah elektrik juga singgah di bibir pantai yang diapik teras pantai
Penulis: Silmi Sirati Suailo | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Jurnalis TribunaAmbon.com, Silmi Sirati Suailo
MASOHI, TRIBUNAMBON.COM - Kawasan Pantai Ina Marina, tepatnya di sekitaran Dulang Patita makin jorok.
Sampah botol plastik mendominasi pantai ikonik Kota Masohi itu.
Selain botol plastik, sampah kemasan makanan, serta puing-puing sampah elektrik juga singgah di bibir pantai yang diapik teras pantai dan Dulang Patita itu.
Pantauan TribunAmbon.com, Kamis (17/7/2025) sekira pukul 14.00 WIT, area tersebut hampir sebibir pantai dipenuhi sampah plastik.
Ukuran lebar bibir pantai diperkirakan lebih dari 15 meter agar menjorok masuk ke daratan.
Sampah-sampah dari laut berlabuh di tepian pantai, lantaran terbawa arus saat air pasang. Sampah tersebut tertimbun mencapai hampir lebih dari 50 cm.
Salah seorang petugas kebersihan di Dulang Patita sebut saja Zulfikar, menyatakan bahwa sampah itu sudah lama tertimbun.
Baca juga: Cari Sepatu Bola untuk Anak? Ini 6 Hal yang Harus Diperhatikan ala Blibli
Baca juga: Jalan Berlubang di Samping Kantor DPRD Maluku Tengah, Tak Tersentuh Perbaikan
Akibat kebiasaan warga membuang sampah ke pantai, sehingga air pasang yang melabuhkan sampah-sampah itu ke daratan.
"Kita sapu, tapi air pasang dan surut, lama-lama sampah tertimbun lagi, sampai capek tuk bersihkan terus-menerus," ujar pria yang enggan menyebut namanya itu.
Walau begitu, dulunya sempat dibersihkan petugas. Bahkan mobil sampah sempat mengangkut sampah-sampah pasa saat itu.
"Dulu kita bersihkan pakai sekop, tapi sama saja, air pasang sampahnya tetap terbawa," tukasnya.
Sayangnya, hal itu tidak bertahan lama. Pasalnya mobil sampah berhenti mengangkut sampah tersebut.
Pemerintah pun diharapkan segera melihat kondisi ini, agar bisa segera dilakukan pemeliharaan.
"Walau kondisi daerah lagi mines, tidak tahu kapan, tapi semoga ini berlalu dan area ini bisa dipelihara," pungkas dia. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.