Ambon Hari Ini
Menunggu Hanyut Perkebunan dan Rumah, Bertahun-Tahun BWS Maluku Tak Tangani
Penelusuran TribunAmbon.com Selasa (15/7/2025), ancaman erosi itu mengancam perkebunan hingga rumah warga.
Penulis: Maula Pelu | Editor: Ode Alfin Risanto
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Maula M Pelu
AMBON, TRIBUNAMBON.COM- Ancaman bencana tengah mengintai keselamatan warga yang tinggal di hulu hingga hilir daerah aliran sungai (DAS) Wailela, Desa Rumah Tiga, Kota Ambon.
Pasalnya, bagian sisi kiri maupun kanan tebing di bantaran sungai itu mulai terlihat banyak yang runtuh dan jatuh ke dalam sungai akibat tergerus erosi.
Tebing-tebing sungai itu tidak mampu membendung dan menahan derasnya aliran air yang mengalir dan menghantam dinding tebing.
Dampak dari proses alam tersebut menjadi ancaman tersendiri bagi keselamatan jiwa sebagian warga yang tinggal di bantaran sungai tersebut.
Baca juga: Meski Cuaca Buruk, Harga Ikan di Pasar Binaiya Masohi Terbilang Murah
Baca juga: Rute Ambon - Bitung dengan Kapal Pelni: Terjadwal 19, 27, 29 Juli 2025 Tarif Rp 276.000
Penelusuran TribunAmbon.com Selasa (15/7/2025), ancaman erosi itu mengancam perkebunan hingga rumah warga.
Warga di sana terancam hilang tempat tinggal ataupun perkebunan mereka.
Kondisi ini telah bertahun-tahun tanpa penanganan yang optimal.
Hal tersebut disampaikan warga setempat, Berty.
Kondisi ini terus terancam setiap curah hujan tinggi dan meningkatnya volume air sungai.
“Setiap hujan tinggi, sungai deras, pasti terkikis terus. Sudah sangat lama. Bertahun-tahun tanpa penanganan,” ungkap warga setempat, Berty.
Kawasan yang terancam abrasi ini masuk dalam wilayah pemeliharaan Kementerian Pekerjaan Umum memalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku.
Hal tersebut diakui Humas BWS Maluku, Handry, saat ditemui di kantor BWS Maluku, Selasa (15/7/2025).
“Ia itu aset kami dikawasan Dam Wailela dan dari arah jembatan Wailela ke arah hilir,” akui Hendry.
Lebih lanjut ketika ditanyakan kapan terakhir pemeliharaan kawasan itu, dirinya tidak menjawab lebih.
Hanya merespon akan dilakukan pengecekan kembali kepada bidang terkait.
“Ini nanti dicek lagi yah. Kami cek di bagian yang bersangkutan,” sambungnya. (*)
| Polisi Gagalkan Penyelundupan 210 Liter Sopi dari KM Cantika Lestari 10C di Ambon |
|
|---|
| 148 Siswa SD SMP se-Kota Ambon Ikut Kompetisi Renang Antar Pelajar, Ini Harapan Wali Kota |
|
|---|
| Sengketa Kepala Dati Nasela Memanas, Raja Hitumessing dan Camat Leihitu Digugat ke PTUN Ambon |
|
|---|
| 30 Calon Taruna-taruni Akpol Masuk Seleksi CAT dan PMK, Libatkan Pengawas Internal dan Eksternal |
|
|---|
| Tinjau Lokasi Longsor di BTN Gadihu, Wali Kota Sebut Pembangunan Tidak Penuhi Aspek Teknis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Erosi-waiela.jpg)