Senin, 18 Mei 2026

Malra Hari Ini

SMK Kesehatan Langgur Maluku Tenggara, Lepas 59 Siswa Prakerin di Malang dan Langgur 

Sebanyak 59 Siswa-siswi akan ditempatkan di dua daerah yakni Malang, Provinsi Jawa Timur, dan Langgur Kabupaten Maluku Tenggara Provinsi Maluku.

Tayang:
TribunAmbon.com/vera
SMK KESEHATAN LANGGUR : Sejumlah Peserta Prakerin SMK Kesehatan Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara dilepas ke dua daerah, Senin (7/7/2025). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Megarivera Renyaan

LANGGUR, TRIBUNAMBON.COM - Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kesehatan Langgur, di Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), Provinsi Maluku, melepas siswa Praktek Kerja Industri (Prakerin) tahun pelajaran 2025/2026, Senin (7/7/2025).

Sebanyak 59 Siswa-siswi akan ditempatkan di dua daerah yakni Malang, Provinsi Jawa Timur, dan Langgur Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) Provinsi Maluku.

Pelepasan puluhan Siswa-siswi SMK Kesehatan Langgur, dihadiri perwakilan Kepala UPTD Pendidikan Malra juga perwakilan Kepala Dinas Kesehatan Malra.

Kepala SMK Kesehatan, Elisabeth Reyaan pada kesempatan itu menyebutkan, prakerin ini masuk pada angkatan ke-10 dan perdana untuk SMK Kesehatan Langgur.

"Prakerin ini, untuk membekali peserta didik dengan pengalaman kerja di Dunia Industri, serta meningkatkan kompetensi dan etos kerja dan profesionalisme sebagai tenaga kerja kesehatan," ungkapnya.

Baca juga: Impor Maluku Turun US 30,84 Juta Per Januari - Mei 2025 Dibanding 2024

Baca juga: Pukul dan Caci Maki Tokoh Pemuda Mataholat, Ketua DPRD Maluku Desak Copot Danramil Elat 

Elisabeth mengemukakan, 45 peserta didik akan ditempatkan di Malang Jawa Timur dengan lokasi RS  TNI AD Dharma Bakti Malang juga RS Bantuan TNI AU Lawang, Jawa Timur dan 14 di Rumah Sakit Hati Kudus Langgur dan Puskesmas Kolser.

"Prakerin sendiri akan dimulai dari 15 Juli sampai dengan 5 Oktober 2025 dan berlangsung selama kurang lebih 3 bulan," kata dia.

Dirinya juga menyebutkan, para peserta didik akan diantarkan ke Malang pada 9 Juli 2025 mendatang pelepasan langsung akan digelar pada 15 Juli 2024.

"Peserta prakerin di daerah Malang akan didampingi empat guru pendamping, dan selama PKL akan diawasi oleh dua guru yang akan mengawal  siswa-siswi SMK Kesehatan Langgur," ujarnya.

Elisabeth juga berharap, semoga peserta prakerin dapat menyerap semua ilmu yang didapatkan untuk kembali diaplikasikan di daerah.

"Kami berharap kiranya pengalaman yang didapatkan dapat dibawa kembali ke daerah, dan tentunya peserta dapat memahami profesionalitas dan etos kerja dan disiplin," pungkasnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved