Selasa, 7 April 2026

SBT Hari Ini

Target Birokrasi Profesional, Pemda SBT Gelar Uji Kompetensi dan Evaluasi Kinerja

Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) menggelar uji kompetensi dan evaluasi kinerja bagi sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama.

Penulis: Haliyudin Ulima | Editor: Mesya Marasabessy
Istimewa
PEMDA SBT - Kepala Disdukcapil SBT, Sidik Rumalowak saat mengikuti uji kompetensi dan evaluasi kinerja oleh Sekda SBT Achmad Q. Amahoru di Gedung Serbaguna Dinas Kesehatan SBT, Jumat (27/6/2025). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Haliyudin Ulima

BULA, TRIBUNAMBON.COM - Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) menggelar uji kompetensi dan evaluasi kinerja bagi sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama yang menduduki birokrasi pemerintahan saat ini.

Kegiatan ini berlangsung di Gedung Serbaguna Dinas Kesehatan SBT, Jumat (27/6/2025), diikuti 21 pejabat pemerintahan.

Diantaranya, dua peserta evaluasi kinerja dan 19 pesertaa uji kompetensi.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) SBT, Zainal Arifin Fanath dalam laporannya.

"Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 21 peserta, yang terdiri dari dua peserta evaluasi kinerja dan 19 peserta uji kompetensi pratama di Lingkup Kabupaten SBT," ujarnya.

Baca juga: Gaji Rendah Rp 750 per Bulan, Petugas Damkar SBT juga Ngaku Tak Punya Perlengkapan Memadai

Sementara, Bupati Fachri Husni Alkatiri dalam sambutannya yang dibacakan Sekda SBT Achmad Q. Amahoru menyebut, kegiatan tersebut bertujuan agar menciptakan birokrasi pemerintahan yang profesional.

"Hal ini bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi indikator penting dalam memastikan bahwa birokrasi kita kelola secara profesional, transparan dan akuntabel," pintanya.

Baca juga: Jadi Tuan Rumah KKN Kolaboratif, Pemerintahan Ohoi Disuk: Siap Dukung Pemberdayaan Masyarakat 

Menurutnya, selain memenuhi amanat Undang-undang, kegiatan tersebut menjadi bagian dari jalan untuk mewujudkan kondisi masyarakat SBT yang sehat, cerdas, sejahtera dan berbudi luhur sesuai visi SBT.

"Untuk mencapai visi tersebut, diperlukan sumber daya aparatur yang kompeten, jujur, inovatif, serta memiliki komitmen dan tanggungjawab moral terhadap pelayanan publik dan pembangunan daerah," bebernya.

Menurut Fachri, hal ini penting dilakukan.

Sebab menduduki suatu jabatan berarti merupakan amanah rakyat yang mesti dijalankan secara profesional.

"Melalui evaluasi ini, kita tidak hanya menilai dari aspek teknis dan administratif, tetapi juga komitmen moral, integritas, loyalitas terhadap bangsa dan daerah, serta kesediaan untuk bekerja keras dan melayani dengan hati," tutupnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved