Jumat, 17 April 2026

Pemkot Tual

Pergeseran Tanah di Sermaf Makin Parah, Ratusan Pohon Pala Roboh

Bencana alam yang terjadi sejak, Rabu (25/6/2025) sekira pukul 05:10 WIT tersebut, menimbulkan kerugian yang ditaksir mencapai ratusan juta

Penulis: Megarivera Renyaan | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Megarivera Renyaan
BENCANA SERMAF : Hujan dan angin mengakibatkan longsor hingga pergeseran tanah di Desa Sermaf, Kota Tual, Provinsi Maluku. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Megarivera Renyaan

TUAL, TRIBUNAMBON.COM - Hujan disertai angin kencang yang melanda Desa Sermaf, Kecamatan Pulau-pulau Kur, Kota Tual, Provinsi Maluku, memicu longsor dan pergeseran tanah.

Bencana alam yang terjadi sejak, Rabu (25/6/2025) sekira pukul 05:10 WIT tersebut, menimbulkan kerugian yang ditaksir mencapai ratusan juta.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tual, Ahmad Rahayaan saat dihubungi melalui pesan singkat WhatsApp, Sabtu (28/6/2025) mengatakan, ratusan pohon pala, cengkeh dan kenari, tumbang imbas dari longsor yang terjadi.

"Untuk saat ini data yang kami terima, ratusan pohon kenari, pala juga cengkeh yang menjadi mata pencaharian penduduk setempat tumbang akibat tanah longsor, pada Jumat 27 Juni 2025," ungkapnya.

Hingga kini, warga pun belum dapat beraktivitas normal. 

"Hingga saat ini, masyarakat belum dapat beraktivitas secara normal akibat rasa takut dan trauma," cetusnya.

Baca juga: Polresta Pulau Ambon-KPA Gamapala Tanam 79 Mangrove Jelang HUT Bhayangkara

Baca juga: Kaget Saldo Terpotong, Ternyata Warga Masohi ini jadi Korban Kredit Fiktif Bank Mandiri Rp 25 Juta

Dia menuturkan, siang ini Wakil Wali Kota Tual beserta stakeholder terkait bakal meninjau lokasi bencana.

"Langkah cepat tanggap juga telah diambil Pemkot Tual, dengan melakukan tinjauan lapangan ke lokasi bencana di Desa Sermaf," ujarnya.

Dia pun mengimbau kepada masyarakat, agar senantiasa waspada terhadap segala potensi bencana alam, yang mungkin akan terjadi.

"BPBD mengimbau agar selalu waspada, apabila terjadi lagi bencana susulan segera mencari tempat aman," imbuhnya. (*) 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved