Rabu, 13 Mei 2026

Ambon Hari Ini

Perdana di Maluku, Academia Politica Soroti Perubahan Iklim dan Peran Anak Muda

Kegiatan ini berlangsung seru di Aula FISIP, Sabtu (28/06/2025), dengan tema 'Dampak Perubahan Iklim Ambon, Nelayan Sulit Dapat Ikan, Kita Sulit Dapat

Tayang:
Penulis: Ummi Dalila Temarwut | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Ummi Dalila Temarwut
ACADEMIA POLTICA - Peserta mengikuti materi dari ketua program studi ilmu pemerintahan universitas Pattimura, Sabtu(28/06/2025) 

Laporan wartawan TribunAmbon.com Ummi Dalila Temarwut 

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Untuk pertama kalinya, program Academia Politica diselenggarakan di Provinsi Maluku.

Kegiatan ini berlangsung seru di Aula FISIP, Sabtu (28/06/2025), dengan tema 'Dampak Perubahan Iklim Ambon, Nelayan Sulit Dapat Ikan, Kita Sulit Dapat Makan'.

Kegiatan yang diinisiasi Generasi Melek Politik (GMP) itu mendapat atensi baik dari para pemuda di Maluku.

Tak heran, panitia menambah kuota peserta menjadi 80 orang dari 50 yang direncakan sebelumnya.

Sementara pendaftar mencapai 600 orang.

Menyasar anak muda, program dengan kemasan workshop itu begitu serius dalam tujuannya, yakni;

  • Menumbuhkan minat anak muda dalam perbaikan politik Indonesia
  • Mempersiapkan pemimpin muda yang melek politik
  • Meningkatkan kesadaran terhadap isu-isu penting
  • Membangun jaringan serta wadah partisipasi anak muda dalam isu kebangsaan
     

Dalam sambutannya, Direktur Eksekutif Yayasan Partisipasi Muda, Neildiva Despendya P, menyatakan bahwa keputusan-keputusan politik sangat menentukan arah pembangunan Indonesia, termasuk dalam menghadapi tantangan perubahan iklim.

Dan keputusan itu ada di tangan anak muda.

"Keputusan politik menentukan apakah kita mempercepat, memperlambat, atau menanggulangi perubahan iklim ke depan,” tegasnya.

Serupa ditegaskan Koordinator Lokal Maluku, Hendriyani Sigmarlatu, bahwa Academia Politica tak sekadar ruang diskusi, juga didorong untuk menghasilkan rekomendasi kebijakan dalam bentuk Policy Drive yang akan diserahkan kepada pemerintah.

“Partisipasi anak muda sangat besar dan luar biasa. Dari Maluku akan lahir suara-suara muda yang akan membawa perubahan,” ucap Hendriyani saat diwawancarai media TribunAmbon.com.

ia juga menyampaikan harapannya kepada generasi muda Maluku untuk peduli terhadap lingkungan kedepan.

 “Anak muda bisa menghasilkan sampah, dan jika tidak dikelola dengan benar akan berdampak pada perubahan iklim. Bisa sebabkan banjir, longsor, hingga ikan mati. Mari kita jaga lingkungan agar Maluku sehat,  maju, dan kualitas ikan kita bisa menembus pasar internasional, bukan hanya pasar lokal,” harapannya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved