Selasa, 28 April 2026

Maluku Terkini

Minat Baca di Maluku Masih Kategori Sedang, Peringkat ke-31 Nasional

Nilai TGM Maluku tersebut diperoleh dari sejumlah indikator, di antaranya Frekuensi Membaca (FM) sebesar 66,83, Durasi Membaca (DM) 57,71

Penulis: Ummi Dalila Temarwut | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Ummi Dalila Temarwut
KUNJUNGAN PERPUSIP - Sejumlah mahasiswa saat berkunjung di Perpusip Maluku, Rabu (11/06/2025). 

Laporan wartawan TribunAmbon.com Ummi Dalila Temarwut 

Ambon,TRIBUNAMBON.COM - Minat baca masyarakat di Provinsi Maluku masih tergolong dalam kategori sedang, dengan nilai indeks Tingkat Gemar Membaca (TGM) sebesar 62,58 pada tahun 2024.

Angka ini menempatkan Maluku di peringkat ke-31 dari 38 provinsi di Indonesia.

Nilai TGM Maluku tersebut diperoleh dari sejumlah indikator, di antaranya Frekuensi Membaca (FM) sebesar 66,83, Durasi Membaca (DM) 57,71, Jumlah Bahan Bacaan (JBB) 61,70, Frekuensi Akses Internet (FAI) 71,14, dan Durasi Akses Internet (DAI) 63,07.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Maluku, Rio Pelu, menyampaikan bahwa mereka terus mendorong peningkatan minat baca masyarakat melalui berbagai kegiatan dan program.

Salah satu upaya adalah dengan menggelar berbagai lomba seperti resensi buku dan bimbingan teknis (bimtek) kepenulisan.

Baca juga: Abdullah Vanath: China Tidak Bisa Tanam Pala, Tapi Saya Bisa

Baca juga: Penetapan Raja Definitif Negeri Rumah Tiga Dihalangi, Matarumah Hatulesila Lapor Polisi

“Untuk mendorong minat baca di Maluku ini, kita akan buat beberapa lomba di tahun ini seperti resensi buku, bimtek kepenulisan, dan kita buat namanya TPBIS, yakni transformasi perpustakaan berbasis ilmu sosial, tapi ini dilaksanakan di perpustakaan desa,” ujarnya.

Ditambahkan,  pihaknya menyadari adanya keterbatasan, terutama dalam hal anggaran.

Namun, ia mengapresiasi dukungan dari Perpustakaan Nasional yang telah banyak memberikan bantuan buku dan dorongan untuk terus mengembangkan minat baca masyarakat di daerah.

“Yang mungkin dengan keterbatasan anggaran, namun dari Perpusnas banyak menyumbang buku dan dorongan,” lanjutnya.

Diharapkan dengan berbagai upaya ini, tingkat literasi masyarakat Maluku dapat meningkat dan memberi dampak positif terhadap pembangunan sumber daya manusia di Provinsi Maluku. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved