Jumat, 10 April 2026

Pemda Malteng

‎Masohi Bersih, Pemda Malteng Gelar Aksi Bersih-Bersih Sampah

‎Sebelum terjun ke lapangan, Pemda Maluku Tengah menggelar apel bersama yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Maluku Tengah, Rakib Sahubawa, mewakili B

Humas Pemda Malteng
BERSIH-BERSIH - Aksi bersih-bersih sampah plastik di Pantai Ina Marina, Kota Masohi, Kamis (5/6/2025) 

‎Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Silmi Sirati Suailo 

‎MASOHI,TRIBUNAMBON.COM - Wajah Kota Masohi makin bersih usai Pemerintah Daerah (Pemda) Maluku Tengah gelar aksi bersih sampah plastik dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2025, Kamis (5/6/2025).

‎Sebelum terjun ke lapangan, Pemda Maluku Tengah menggelar apel bersama yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Maluku Tengah, Rakib Sahubawa, mewakili Bupati Maluku Tengah. 

‎Hadir dalam kegiatan tersebut Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda, pimpinan OPD, perwakilan TNI/Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN), serta tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Daerah Maluku Tengah.

‎Tema yang diusung pada peringatan tahun ini adalah ”Ending Plastic Pollution”, atau “Hentikan Polusi Plastik”, sebuah seruan global untuk menghentikan polusi plastik yang telah menjadi ancaman serius bagi bumi dan kehidupan kita,

‎Dalam sambutannya, Sekda Rakib mengatakan, ini merupakan momen penting untuk merefleksikan kembali hubungan dengan alam, serta langkah-langkah nyata yang telah dan harus kita ambil untuk menjaga kelestariannya kedepan.

Baca juga: Warga di Ambon Diimbau Waspada: Hanya Butuh 2 Menit, Motor Bisa Lenyap Dicuri Maling

Baca juga: Ribuan Warga di Ambon Pawai Kemenangan Timnas Indonesia atas China

‎"Saudara-saudara yang saya hormati, ‎Seperti kita ketahui bersama Indonesia saat ini telah memasuki fase darurat sampah. Berdasarkan data SIPSN tahun 2024 masih terdapat 22,17 juta ton sampah yang masih terbuang ke lingkungan dan 54,44 persen sampah berakhir di TPA yang masih berstatus open dumping," ujarnya.

‎Lanjut Sahubawa, polusi plastik sebagai “bom waktu ekologis”, dengan produksi global yang menembus 400 juta ton per tahun, namun kurang dari 10 % yang berhasil didaur ulang, adalah suatu kondisi yang mengkhawatirkan bagi Indonesia. 

‎"Melihat kondisi tersebut, maka pemerintah pusat terus mendorong pemerintah daerah untuk segera menyusun peraturan pelarangan plastik sekali pakai, membangun bank sampah, dan menjadikan sekolah, pasar, rumah ibadah, serta kantor pemerintahan sebagai pusat edukasi hidup tanpa sampah," kata dia.

‎Mewakili Kepala Daerah, ia menaruh harapan besar kepada seluruh masyarakat Maluku Tengah agar mampu menjadi panutan dalam menjaga dan merawat lingkungan. Sudah saatnya berubah dan menjadi lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan hidup di Kabupaten Maluku Tengah.

‎"Melalui peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2025 yang kita laksanakan dihari ini dengan melakukan aksi Bersih Sampah Plastik, maka saya berharap aksi nyata ini akan memperluas Gerakan Gaya Hidup Sadar Sampah dan Gerakkan Kampanye ”Kendalikan Plastik Sekali Pakai: di pasar, pertokoan, sekolah, perkantoran, tempat ibadah dan fasilitas umum," ajak Sahubawa. 

‎Untuk diketahui, aksi bersih-bersih dilaksanakan di sejumlah titik strategis di Kota Masohi, termasuk jalan-jalan utama, saluran air, kali, pasar, serta lingkungan perkantoran. 

‎Kegiatan ini bertujuan untuk mengurangi penumpukan sampah plastik sekaligus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.  (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved