Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Silmi Sirati Suailo
MASOHI,TRIBUNAMBON.COM - Dalam rangka memperingati Hari Bumi ke-55 tahun, 159 pohon Matoa ditanam di Maluku Tengah.
Penanaman pohon ikonik khas Papua itu dicanangkan oleh Kementerian Agama RI melalui Kanwil Kementerian Agama Maluku Tengah, berlokasi di Halaman Masjid Agung Ibnu Abdullah Masohi, Selasa (22/4/2025).
Khusus Kabupaten Maluku Tengah terdapat 22 titik penanaman yang lokasinya tersebar di beberapa kecamatan.
Diantaranya, Kota Masohi 4 lokasi, Amahai 4 lokasi, Banda 4 lokasi, Salahutu 3 lokasi, Pulau Haruku 2 lokasi, Tehoru 1 lokasi, Saparua Timur 1 lokasi, Seram Utara 1 lokasi, Seram Utara Timur Kobi 1 lokasi, Seram utara Timur Seti 1 lokasi.
Baca juga: Semangat Baru Penegakan Hukum di Maluku: 11 PNS Golongan III/a Kejaksaan Resmi Dilantik
Baca juga: BKPSDM SBT Masih Tunggu BKN, Tes PPPK Tahap II di Ambon Belum Jelas
"Dari 22 lokasi pada hari ini, akan menyelesaikan penanaman sejumlah 159 anakan," jelas Kasi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Maluku Tengah Yahya Wasahua.
Seterusnya pihaknya akan lanjutkan dengan penanaman pada beberapa lokasi, baik di tempat-tempat Ibadah, lembaga pendidikan dan lokasi yang dianggap layak, sehingga target yang diberikan dapat diselesaikan bukan hanya 200 anakan, tetapi bisa lebih daripada itu.
"Perlu juga kami laporkan bahwa, salah satu titik di Kecamatan Kota Masohi saat ini, tengah berlangsung penanaman bibit mangrove yang dilaksanakan oleh para siswa/siswi," ungkap Yahya.
Untuk diketahui, kegiatan yang dikemas dengan pencanangan dan penanaman pohon Matoa itu turut dihadiri Forkopimda Kabupaten Maluku Tengah serta Balai Taman Nasional Manusela. (*)