Malteng Hari Ini
Pemda Malteng Buka Seleksi Paskibra 2026, Pansel Diminta Objektif dan Transparan
Pemda Maluku Tengah resmi membuka seleksi Paskibraka 2026, dengan penekanan pada proses yang objektif, transparan, dan bebas intervensi.
Penulis: Silmi Sirati Suailo | Editor: Ode Alfin Risanto
Ringkasan Berita:
- Pemda Maluku Tengah resmi membuka seleksi Paskibraka 2026, dengan penekanan pada proses yang objektif, transparan, dan bebas intervensi.
- Panitia diminta menjaring peserta terbaik yang memiliki kemampuan, disiplin, kesehatan, dan mental kuat sebagai calon Paskibraka.
- Peserta didorong menjunjung sportivitas dan menjadikan seleksi sebagai ajang pembentukan karakter serta semangat nasionalisme.
Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Silmi Sirati Suailo
MALTENG,TRIBUNAMBON.COM - Pemerintah Daerah (Pemda) Maluku Tengah membuka pelaksanaan tahapan seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kabupaten Maluku Tengah Tahun 2026, Rabu (15/4/2026).
Seleksi Paskibraka tersebut dibuka oleh Bupati Maluku Tengah yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asisten II) Setda Kabupaten Maluku Tengah, Eliezer Istia.
Dalam sambutannya mewakili Bupati, Eliezer Istia meminta panitia seleksi (Pansel) agar bekerja secara objektif dan transparan.
"Saya ingin menegaskan kepada seluruh panitia dan tim seleksi agar melaksanakan seluruh tahapan seleksi ini dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi prinsip objektivitas, transparansi, dan akuntabilitas," ujar Bupati.
Baca juga: Siswi SMP di Ambon Dilindas Truk TNI, Pangdam Mayjen Putranto Tak Pernah Jenguk
Baca juga: Nakes di Malteng Akui Terima Gaji PPPK Paruh Waktu Senilai Rp 500 Ribu
Ia mengatakan, semua tahapan harus sesuai dengan prosedur dan persyaratan yang telah ditetapkan, tanpa adanya intervensi dari pihak manapun.
"Pastikan bahwa yang terpilih adalah benar-benar mereka yang memiliki kemampuan, kedisiplinan, kesehatan, serta mental yang baik," ujar Eliezer Istia.
Dirinya menegaskan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap proses seleksi harus dijaga bersama.
Karena dari proses tersebut maka akan lahir generasi muda Maluku Tengah yang tidak hanya membanggakan di tingkat daerah, tetapi juga mampu bersaing hingga tingkat provinsi bahkan nasional.
Menurut Istia, Paskibraka bukan sekadar pasukan pengibar bendera pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, tetapi lebih dari itu, Paskibraka adalah simbol kedisiplinan, semangat nasionalisme, kepemimpinan, serta karakter generasi muda yang tangguh dan berintegritas.
Oleh karena itu, proses seleksi yang tahapannya dimulai pada hari ini, memiliki peran yang sangat penting dalam menjaring putra-putri terbaik daerah yang nantinya akan mengemban tugas mulia tersebut.
"Kepada adik-adik peserta seleksi, saya mengucapkan selamat mengikuti seluruh rangkaian tahapan seleksi. Tunjukkan kemampuan terbaik yang kalian miliki," ajaknya.
Ia mengajar para peserta agar menjunjung sportivitas, disiplin, dan kejujuran. Dengan mengikuti seleksi ini, tentu merupakan sebuah kebanggaan.
"Karena kalian adalah putra-putri pilihan dari sekolah masing-masing. Jadikan momentum ini sebagai sarana untuk membentuk karakter diri, memperkuat semangat kebangsaan, serta menanamkan nilai-nilai cinta tanah air," tuturnya.
Sebagai penutup, mewakili Bupati, Eliezer berpesan agar apapun hasil yang nanti diraih, yakinlah bahwa setiap proses yang dijalani akan menjadi pengalaman berharga dalam perjalanan hidup ke depan. (*)
| Nakes di Malteng Akui Terima Gaji PPPK Paruh Waktu Senilai Rp 500 Ribu |
|
|---|
| Aksi Pencurian di Kobi Malteng Terekam CCTV, 3 Hari Lapor ke Polisi Pelaku Belum Ditemukan |
|
|---|
| Disdikbud Respon Rusaknya Bangunan Sekolah: Revitalisasi SDN 81 Malteng Telah Diusul |
|
|---|
| KPU dan Bawaslu RI Rapat Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan di Malteng |
|
|---|
| Jelang Musda Golkar ke-X di Malteng, Dukungan Terbagi ke Dua Kandidat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Pansel-paski.jpg)