Senin, 20 April 2026

Paus Fransiskus Meninggal Dunia

Paus Perdamaian Itu Telah Pergi, Sehari Sebelumnya Ia Masih Berdoa untuk Dunia

Hanya satu hari sebelum wafatnya, Paus Fransiskus kembali menyerukan perdamaian dunia dalam pesan Urbi et Orbi pada Hari Minggu (20/4/2025). 

Istimewa
KABAR DUKA -- Rombongan sanggar Ki Ageng Ganjur Yogyakarta pimpinan Dr. Ngatawi Al Zastrouw berfoto bersama dengan Paus Fransiskus di Vatikan, Rabu (04/12/2024). Hanya satu hari sebelum wafatnya, Paus Fransiskus kembali menyerukan perdamaian dunia dalam pesan Urbi et Orbi pada Hari Minggu (20/4/2025).  

TRIBUNAMBON.COM — Hanya satu hari sebelum wafatnya, Paus Fransiskus kembali menyerukan perdamaian dunia dalam pesan Urbi et Orbi pada Hari Minggu (20/4/2025). 

Dalam pesan yang penuh empati dan harapan itu, Bapa Suci sekali lagi menunjukkan komitmennya yang tak tergoyahkan terhadap perdamaian dan solidaritas global.

“Kita akan mengenang Paus Fransiskus sebagai Paus perdamaian,” demikian pernyataan resmi Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Takhta Suci, Senin (21/4/2025). 

“Dengan suara lembut namun teguh, Paus Fransiskus terus mengingatkan dunia akan persaudaraan manusia dan keadilan sosial.”

Dalam pesan Urbi et Orbi-nya, Paus menyerukan agar upaya perdamaian tidak pernah padam, khususnya di wilayah yang sedang dilanda konflik berkepanjangan.

Baca juga: Besok, Jenazah Paus Fransiskus Dibawa ke Basilika Santo Petrus, Umat Bisa Beri Penghormatan Terakhir

Baca juga: Paus Fransiskus Meninggal Dunia di Usia 88 Tahun, Dunia Berkabung

Ia menyebut langsung kawasan Timur Tengah, khususnya konflik Israel dan Palestina, serta konflik di Ukraina, Sudan Selatan, Republik Demokratik Kongo, Myanmar, Tanduk Afrika, Sahel, hingga kawasan Kaukasus Selatan, Armenia dan Azerbaijan.

“Saya mengimbau kepada semua yang memegang tanggung jawab politik di dunia ini untuk tidak menyerah pada logika ketakutan, tetapi menggunakan sumber daya yang tersedia untuk membantu mereka yang membutuhkan, memerangi kelaparan, dan mendorong pembangunan,” ujar Paus dalam pesan terakhirnya.

Paus menyebut, senjata sejati bukanlah alat peperangan, melainkan tindakan yang membangun kehidupan dan harapan. 

“Inilah senjata perdamaian: senjata yang membangun masa depan, bukan menabur benih kematian,” tegasnya.

Konsisten Menyerukan Perdamaian

Selama masa kepemimpinannya sebagai Paus sejak 2013, Fransiskus secara konsisten mendedikasikan diri untuk menyerukan perdamaian global. 

Ia menetapkan hari-hari doa dan puasa untuk sejumlah negara yang dilanda perang, seperti Suriah, Lebanon, Afghanistan, Sudan Selatan, dan Tanah Suci. 

Dalam banyak kesempatan, ia menunjukkan solidaritasnya terhadap para korban perang dan kekerasan.

Paus yang dikenal karena kedekatannya dengan kaum miskin dan termarjinalkan ini tak pernah lelah menyerukan dialog, persaudaraan, dan penghormatan terhadap martabat setiap manusia.

Ia juga menegaskan bahwa semua manusia diciptakan setara. 

Paus Fransiskus (kanan bawah) menunggu untuk menaiki kendaraan setelah kedatangannya di Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Jakarta pada 3 September 2024. - Paus Fransiskus tiba di Indonesia yang mayoritas penduduknya Muslim pada 3 September untuk perhentian pertama tur empat negara di Asia-Pasifik yang akan menjadi masa kepausan terlama yang dijalani Paus berusia 87 tahun. Menag komentari kesederhanaan Paus Fransiskus tiba di Indonesia tanpa kendaraaan mewah, patut dicontoh pejabat Indonesia (Tiziana FABI/AFP)
Paus Fransiskus (kanan bawah) menunggu untuk menaiki kendaraan setelah kedatangannya di Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Jakarta pada 3 September 2024. - Paus Fransiskus tiba di Indonesia yang mayoritas penduduknya Muslim pada 3 September untuk perhentian pertama tur empat negara di Asia-Pasifik yang akan menjadi masa kepausan terlama yang dijalani Paus berusia 87 tahun. Menag komentari kesederhanaan Paus Fransiskus tiba di Indonesia tanpa kendaraaan mewah, patut dicontoh pejabat Indonesia (Tiziana FABI/AFP) (AFP/TIZIANA FABI)
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved